Perkembangan Game Battle Royale Yang Harus Kamu Tahu

Berbicara mengenai sejarah mungkin akan menjadi salah satu perbincangan yang sangat panjang. Game battle royale adalah genre video game yang memadukan elemen bertahan hidup dan eksplorasi untuk menjadi orang terakhir atau tim yang bertahan.

Game dengan genre battle royale biasanya dimainkan antara banyak individu dua pemain hingga tim kecil yang terdiri dari 3-5 pemain. Tujuannya biasanya menjadi pemain terakhir atau menghabisi semua pemain lainnya.

Setiap pertandingan akan menempatkan para pemain dalam ruangan atau peta yang besar sambil mengeksplor peta besar dan mengumpulkan sumber daya untuk bertahan hidup.

Konsepnya berbeda dengan game shooter deathmatch, dimana setiap pemain yang mati tidak diizinkan untuk respawn kembali. Semua elemen tersebut sudah ada sebelum tahun 2010-an.

Kembali mundur ketahun 1990, disana terdapat gameplay yang mirip dengan battle-royale yatu video game berjudul Bomberman.

Game tersebut memperkenalkan mode permainan multi-player dengan setiap pemainnya memiliki kemampuan yang sama diawal.

Bomberman memiliki tujuan yang hampir mirip dengan battle-royale, yaitu mengumpulkan sumber daya atau power-up dan berjuang hinga tersisa pemain terakhir.

Masuk ketahun 2000, film Jepang dengan judul Battle Royale, menjadi salah satu inspirasi untuk menetapkan aturan dasar genre tersebut. Dimana setiap pemain dipaksa untuk saling membunuh sampai tersisa satu orang yang selamat.

Mengikuti arus dari manga Jepang, The Hunger Games kemudian mengikuti formula battle-royale dan laris menjadi salah satu film terbaik pada 2012.

Tak lama setelah film The Hunger Games (2012) keluar, premis battle-royale sebelumnya akhirnya diimplementasikan kedalam plug-in server Survival Game di Minecraft.

Premis tersebut melekat menjadikan DayZ mengisi mod server di ARMA 2, gameplay ini dirancang untuk membuat pertempuran secara terus-menerus penuh dengan berbagai bahaya.

Masuk ke sesi Mod Battle-Royale yang paling berpengaruh, dibuat oleh Brendan Greene aka “PlayerUnknown”. Greene membuat moda Battle Royale untuk ARMA2 dan DayZ yang dirilis pada tahun 2013.

Berbeda dengan konsep Hunger Games, Battle-Royale pada ARMA2 dan DayZ, Greene memberi sedikit sentuhan keunikan dimana membuat mod tersebut mengacak spawn senjata yang ada di sekitar peta.

Sang jenius tersebut akhirnya membuat ARMA 3 ketika tim DayZ lebih memilih untuk merilis game aslinya.

Sempat menjadi konsultan sistem battle-royale dari H1ZI: King of the Kill, membuatnya memiliki batu loncatan untuk bekerja menjadi pengembang Kreatif di Bluehole.

Ia bekerja di Bluehole untuk bekerja sama mengembangkan visinya tentang genre battle-royale untuk PlayerUnknown’s Battlegrounds.

Sepertinya popularitas Ark: Survival Evolved memperkenalkan mode “Survival of the Fittest” ditahun 2015 membuatnya digunakan dalam turnamen eSports.

Turnamen tersebut digadang menjadi salah satu turnamen pertama dengan gameplay Battle-Royale. Seakan tidak mau ketinggalan dengan game PC, game mobile Btoom Online yang dikembangkan serta dirilis di Jepang juga ikut memeriahkan evolusi dari gameplay battle-royale.

Seperti dunia tidak ada habisnya meluncurkan gameplay battle-royale yang menjadi salah satu mode paling kompetitif di rana esports.

Tahun 2017 dan 2018 menjadi saksi PlayerUnknown’s Battlegrounds dan Fortnite sangat dicintai oleh para penggemar battle-royale.

Game PUBG pertama kali dirilis untuk Microsoft Windows melalui program akses early beta Steam pada Maret 2017. Kedua game tersebut menarik puluhan juta pemain dalam waktu singkat loh.

Keberhasilannya terbukti secara komersial dan membuatnya memiliki masa depan yang cerah setelah 2018.

PlayerUnknown’s Battlegrounds atau lebih keren dikenal PUBG yang dibuat oleh Brendan Greene berawal dari nama InGameNickname (IGN) “PlayerUnknown”.

Sedangkan Fortnite dipublish oleh Epic Games serta dikembangkan oleh Farga Corporation mengikuti kesuksesan PUBG dengan gameplay yang berbeda.

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *