Perkembangan Game Battle Royale Yang Harus Kamu Tahu

Berbicara mengenai sejarah mungkin akan menjadi salah satu perbincangan yang sangat panjang. Game battle royale adalah genre video game yang memadukan elemen bertahan hidup dan eksplorasi untuk menjadi orang terakhir atau tim yang bertahan.

Game dengan genre battle royale biasanya dimainkan antara banyak individu dua pemain hingga tim kecil yang terdiri dari 3-5 pemain. Tujuannya biasanya menjadi pemain terakhir atau menghabisi semua pemain lainnya.

Setiap pertandingan akan menempatkan para pemain dalam ruangan atau peta yang besar sambil mengeksplor peta besar dan mengumpulkan sumber daya untuk bertahan hidup.

Konsepnya berbeda dengan game shooter deathmatch, dimana setiap pemain yang mati tidak diizinkan untuk respawn kembali. Semua elemen tersebut sudah ada sebelum tahun 2010-an.

Kembali mundur ketahun 1990, disana terdapat gameplay yang mirip dengan battle-royale yatu video game berjudul Bomberman.

Game tersebut memperkenalkan mode permainan multi-player dengan setiap pemainnya memiliki kemampuan yang sama diawal.

Bomberman memiliki tujuan yang hampir mirip dengan battle-royale, yaitu mengumpulkan sumber daya atau power-up dan berjuang hinga tersisa pemain terakhir.

Masuk ketahun 2000, film Jepang dengan judul Battle Royale, menjadi salah satu inspirasi untuk menetapkan aturan dasar genre tersebut. Dimana setiap pemain dipaksa untuk saling membunuh sampai tersisa satu orang yang selamat.

Mengikuti arus dari manga Jepang, The Hunger Games kemudian mengikuti formula battle-royale dan laris menjadi salah satu film terbaik pada 2012.

Tak lama setelah film The Hunger Games (2012) keluar, premis battle-royale sebelumnya akhirnya diimplementasikan kedalam plug-in server Survival Game di Minecraft.

Premis tersebut melekat menjadikan DayZ mengisi mod server di ARMA 2, gameplay ini dirancang untuk membuat pertempuran secara terus-menerus penuh dengan berbagai bahaya.

Masuk ke sesi Mod Battle-Royale yang paling berpengaruh, dibuat oleh Brendan Greene aka “PlayerUnknown”. Greene membuat moda Battle Royale untuk ARMA2 dan DayZ yang dirilis pada tahun 2013.

Berbeda dengan konsep Hunger Games, Battle-Royale pada ARMA2 dan DayZ, Greene memberi sedikit sentuhan keunikan dimana membuat mod tersebut mengacak spawn senjata yang ada di sekitar peta.

Sang jenius tersebut akhirnya membuat ARMA 3 ketika tim DayZ lebih memilih untuk merilis game aslinya.

Sempat menjadi konsultan sistem battle-royale dari H1ZI: King of the Kill, membuatnya memiliki batu loncatan untuk bekerja menjadi pengembang Kreatif di Bluehole.

Ia bekerja di Bluehole untuk bekerja sama mengembangkan visinya tentang genre battle-royale untuk PlayerUnknown’s Battlegrounds.

Sepertinya popularitas Ark: Survival Evolved memperkenalkan mode “Survival of the Fittest” ditahun 2015 membuatnya digunakan dalam turnamen eSports.

Turnamen tersebut digadang menjadi salah satu turnamen pertama dengan gameplay Battle-Royale. Seakan tidak mau ketinggalan dengan game PC, game mobile Btoom Online yang dikembangkan serta dirilis di Jepang juga ikut memeriahkan evolusi dari gameplay battle-royale.

Seperti dunia tidak ada habisnya meluncurkan gameplay battle-royale yang menjadi salah satu mode paling kompetitif di rana esports.

Tahun 2017 dan 2018 menjadi saksi PlayerUnknown’s Battlegrounds dan Fortnite sangat dicintai oleh para penggemar battle-royale.

Game PUBG pertama kali dirilis untuk Microsoft Windows melalui program akses early beta Steam pada Maret 2017. Kedua game tersebut menarik puluhan juta pemain dalam waktu singkat loh.

Keberhasilannya terbukti secara komersial dan membuatnya memiliki masa depan yang cerah setelah 2018.

PlayerUnknown’s Battlegrounds atau lebih keren dikenal PUBG yang dibuat oleh Brendan Greene berawal dari nama InGameNickname (IGN) “PlayerUnknown”.

Sedangkan Fortnite dipublish oleh Epic Games serta dikembangkan oleh Farga Corporation mengikuti kesuksesan PUBG dengan gameplay yang berbeda.

Perkembangan Game RPG Yang Jarang Diketahui

Sederhananya, RPG atau Role Playing Games merupakan sebuah permainan dengan mekanisme dimana kita akan menjadi karakter itu sendiri.

Kebanyakan game RPG memiliki side story yang membuat permainan jauh lebih hidup. RPG dimulai saat ‘Dungeons & Dragons’ pada tahun 1970-an dirilis dalam bentuk Board Games.

Untuk kalian yang lahir pada tahun 1980-an mungkin nggak asing dengan game Wizardry, Ultima, dan Dragon Quest yang menjadi konsep awal RPG untuk Video Games.

Game RPG pertama yang muncul di dunia adalah game “Akalabeth: World of Doom” bisa dibilang sebagai game RPG pertama didunia yang dibuat oleh orang yang sama dengan Pencipta Ultima I.

Tapi game yang banyak dikenal para gamer dan dijual adalah game Ultima. Diproduksi pada tahun 1980, game Ultima I: The First Age Of Darkness, Game yang hanya bisa dimainkan pada Apple II dan di rilis di Amerika.

Richard Garriot adalah orang dibalik kesuksesan game Ultima, Game yang dirilis tahun 80-an menjadi game terlaris saat itu. Jepang juga menjadi negara yang mencetak sejarah tersendiri di dunia game RPG.

Pada tahun 1986 perusahaan yang pertama kali membuat game RPG di Jepang adalah Enix sekarang (Square Enix).

Game RPG pertama di Jepang adalah “Dragon Quest” yang muncul di konsol Famicom (NES). Tahun 1987 menjadi tahun dimana Final Fantasy dilahirkan yang menjadi game konsol terlaris didunia.

RPG asal jepang menjadi populer dan diminati oleh para gamer diluar jepang seperti Eropa dan Amerika Serikat berkat Game Dragon Quest yang dirilis.

Kesuksesan Enix memproduksi game RPG membuat game Final Fantasy sendiri terjual hingga lebih dari 100 juta copy dan memegang 7 buah Guinness World Record.

Saat ini game RPG memang sudah banyak berkembang luas di pasaran. MMORPG, Turn-Based RPG, Action-RPG, menjadi contoh dari perkembangan RPG itu sendiri.

Tapi yang harus di perhatikan adalah hingga saat ini semua game RPG tetap memakan core atau inti dari mekanisme RPG itu sendiri.

Game online dengan genre MMORPG memiliki penggemar yang sangat banyak. MMORPG sendiri adalah singkatan dari Massively Multiplayer Online Role Playing Game.

Sistem ‘Sierra Network’ pada tahun 1980, merupakan sistem permainan game online yang pertama di Amerika.

Istilah MMORPG dibuat pertama kali oleh Richard Garriot. Richard menggunakan istilah MMORPG ketika dia meluncurkan game yang bernama Ultima Online pada tahun 1997.

Sebenarnya sebelum Richard mencetuskan istilah ini game petualangan yang dimainkan oleh banyak orang biasanya disebut dengan Multi User Dungeon (MUD).

Perusahaan game online pertama yang menggunakan visual canggih dengan sistem permainan dengan banyak orang secara online adalah Neverwinter Night.

Neverwinter Night diluncurkan pada tahun 1991 secara online oleh AOL. Lalu pada tahun 1992 muncullah game yang berjudul The Shadow of Yserbius.

Dan di tahun 1996, Game online MMORPG yang dikenal Meridian 59 menjadi MMORPG pertama yang mempersembahkan karakter 3 dimensi.

Meridian 59 menjadi MMORPG awal yang dengan tampilan terbaik yang dikenal. Keberhasilan game MMORPG tidak sampai situ.

Biaya pengembangan game MMORPG komersial yang sangat besar, hingga melebihi $10 juta pada tahun 2003.

Tahun 2008 menjadi tahunnya Blizzard Entertainment mendominasi dengan game World of Warcraft.

RuneScape dan Tibia juga menjadi game yang masih laris hingga sekarang, bahkan pengembang game ini membuat versi platform mobilenya. Untuk pasar MMORPG konsol, Phantasy Star Online dari Sega DreamCast adalah yang pertama.

Perkembangan Game FPS Sejak 1992

Game FPS (First-Person Shooter) merupakan sebuah genre game yang berpusat pada senjata dalam perspektif orang pertama.

Karakter yang dimainkan biasanya menunjukkan sudut pandang mata pemain yang membidik karakter musuh di depannya.

Game FPS pertama yang populer adalah Maze War dimana game ini diluncurkan pada tahun 1973 dan 1974.

Wolfenstein 3D yang diluncurkan tahun 1992 menjadi prototipe dasar perkembangan karakter utama pada game.

Popularitas game FPS mulai naik ketika game berjudul Doom dipasarkan pertama kali oleh IBM pada komputer-komputer yang compatible di tahun 1993.

Pada perkembangan utamanya, terdapat beberapa game yang diluncurkan di tahun 1990-an hingga tahun 2000 termasuk Wolfenstein 3D, Doom, Zero Tolerance, Marathon 2: Durandal, Duke Nukem 3D, Quake, GoldenEye 007, Half-Life, Unreal Tournament, dan Counter-Strike (2000).

Kita bisa melihat perkembangan grafis yang berubah cukup signifikan yaitu dari game 1990-an menuju game di awal tahun 2000-an.

Game FPS Wolfenstein 3D yang masih terlihat “kotak-kotak” mirip Minecraft berubah pesat grafisnya jika dibandingkan game Counter-Strike di tahun 2000.

Perkembangan game FPS di tahun 2005 ke atas mulai menampakkan grafis yang lebih mengagumkan.

Beberapa game populer yang menunjukkan grafis mengagumkan termasuk Black, Call of Duty: Modern Warfare 2, Battle Field: Bad Company 2, Battlefield 3, dan Overwatch.

Efek 3D semakin terasa pada game-game FPS selanjutnya seperti Apex Legends, Far Cry 5, Doom Eternal dan Valorant.

Perkembangan game FPS di atas cukup mengagumkan karena kita bisa melihat tampilan game 8-bit hingga game yang bahkan mendukung resolusi hingga 4K.

Cube bisa jadi adalah game FPS pertama di App Store pada 2008, dan tidak tanggung-tanggung game ini mempunyai graphic 3D dan juga fitur multiplayer.

Tapi sayangnya game ini sebenarnya lebih kepada demo dari pada sebuah produk komersial untuk End User.

Terlepas dari hal itu Cube mendapat sambutan yang luar biasa dari para gamer, tapi dengan sebuah komplain yang sama yaitu kontrolnya yang sangat sulit.

Tepat di penghujung tahun 2008 Konami mengeluarkan Silent Hill untuk iPhone. Kualitas gamenya sangat baik dan mampu membawa kesan seram, graphicnya juga sangat baik. Silent Hill The Escape mendapatkan respond yang positif dari para gamer.

Shooter – The Official Movie seperti judulnya adalah game FPS yang di adopsi dari film yang berjudul sama dan keluar pada tahun 2009.

Perkembangan FPS dari game ini adalah sistem misi yang cukup beragam dan tidak hanya “tembak semua yang bergerak”. Kalau dari sisi graphic belum ada peningkatan yang terlalu tinggi jika dibandingkan dengan game yang ada dipasaran pada saat itu.

Modern Combat: Sand Strom adalah standard baru bagi standard baru FPS mobile gaming. Modern Combat dibuat dengan mind set pc experience pada mobile gaming sehingga fitur-fitur pc dicoba untuk dibawa kedalam mobile gaming.

Walaupun tidak semuanya berjalan dengan sempurna tapi inilah game pertama dengan experience yang mendekati FPS PC, mulai dari sistem misi, cut scene dan multiplayer. Graphicnya juga merupakan salah satu game FPS paling bagus dan detail untuk tahun 2009.

Archetype adalah game yang berfokus di multiplayer dan mendapat banyak respon positif ketika pertama kali diluncurkan.

Mungkin untuk sekarang gambarnya sudah tidak bisa bertanding, tapi dipertengahan tahun 2010 Archetype adalah salah satu game FPS yang paling top, ini didukung oleh sistem multiplayernya yang cukup solid dan penuh fitur.

Itulah bagaimana perkembangan dari game FPS sejak jaman dulu. Semoga bermanfaat.

Perkembangan Game Animasi di Indonesia

Industry game dan animasi Indonesia memiliki potensi yang snagat besar. Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (AINAKI) menyatakan, pengembang industry game dan animasi sebenarnya memiliki kesempatan untuk menggenjot produksinya di dalam negeri.

Menurut Ketua AINAKI Ardian Elkana, industri game dan animasi memiliki potensi yang besar pula untuk meningkatkan perekonomian.

Pasalnya, industri ini tidak membutuhkan lahan yang besar, namun memberikan keuntungan yang besar. Selain itu, sebagian besar pasar industri animasi dan game adalah pasar internasional.

Sehingga, produk dapat dengan mudah diekspor dan mendatangkan penghasilan. “Kami ekspor tidak perlu kepabeanan, loading barang di pelabuhan, karena ekspor dilakukan lewat internet,” kata Ardian.

Ardian pun menuturkan, industri kreatif seperti game dan animasi pun memiliki nilai tambah bagi industri lain, sehingga dapat memberikan keuntungan lebih besar.

Ini dapat dilakukan dengan menggandeng industri lain seperti komik, merchandise, atau produk lain terkait game dan animasi.

Investasi di industri kreatif juga memiliki imbal hasil atau keuntungan yang cukup tinggi dengan penciptaan lapangan pekerjaan yang besar.

Apalagi dengan mengusung konsep creativepreneur, industri kreatif pun dapat melestarikan budaya melalui film, animasi, ataupun media lainnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Doni P Joewono mengatakan, potensi yang dimiliki industri kreatif cukup besar demi menggerakan perekonomian, khususnya di DKI Jakarta.

Apalagi, kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian di Jakarta masih rendah, yakni industri animasi baru 0,15 persen dan game hanya 1,78 persen.

“Padahal Indonesia termasuk 10 besar negara yang penduduknya mengkonsumsi game. Sayangnya game yang dimainkan itu bukan game buatan sendiri, game luar negeri,” jelas Doni.

Untuk itu, Doni menyatakan, pemerintah DKI Jakarta dapat melihat ini sebagai salah satu peluang dalam menciptakan sumber ekonomi baru.

Kerja sama dengan para pelaku industri kreatif lokal juga diharapkan dapat saling menguntungkan sehingga menciptakan dampak rentetan yang besar.

Itulah bagaimana kira – kira perkembangan industry game animasi di Indonesia selama ini. Semoga bermanfaat.

Perkembangan Game di Masa Depan Dengan VR Dan AR

Virtual Reality dan Augmented Reality merupakan dua teknologi baru yang sampai sekarang perkembangannya masih seringkali dipertanyakan.

Ada yang menganggap bahwa VR tak akan menjadi masa depan karena satu dan lain hal, ada juga yang menganggap bahwa VR / AR punya fungsi menarik yang akan mengubah gaya hidup umat mahusia layaknya smartphone juga mengubah kita.

Namun, dalam hal gaming, ternyata tren penggunaan VR dan AR cenderung masih positif selama tahun 2019 kemarin.

Mengutip hasil riset SuperData Year-in Review, ternyata pendapatan gaming VR dan AR sepanjang tahun 2019 ini masih menunjukkan peningkatan jika dibanding tahun 2018 lalu.

Secara total, penjualan game VR dan AR berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar US$2,2 miliar (sekitar Rp30 triliun)selama tahun 2019.

Jumlah ini merupakan peningkatan sebesar US$300 juta (sekitar Rp4,1 miliar) dibanding dengan tahun 2018 lalu yang hanya mendapatkan US$1,9 miliar (sekitar Rp26 triliun).

Sektor AR jadi penyumbang terbesar, mencapai US$1,7 miliar (sekitar Rp23 triliun), salah satunya berkat Pokemon GO.

Walau games VR tidak menyumbang banyak pemasukan, namun penjualan headset VR juga cukup besar di tahun 2019 ini, mencapai US$5,7 miliar (sekitar Rp79,2 triliun).

Ada beberapa faktor atas hal ini. Dalam urusan games AR, sejak rilis Juli 2016 lalu, Pokemon GO memang sudah menjadi perhatian para gamers, terutama penggemar Pokemon.

Menurut catatan Hybrid dari data SensorTower, Pokemon GO bahkan sudah mengumpulkan Rp42 triliun sepanjang masa hidupnya.

Ditambah lagi, tahun 2019 juga jadi tahunnya game-game AR menyerbu. Ada beberapa judul yang muncul seperti Harry Potter: Wizard Unite, ataupun Minecraft Earth yang disebut SuperData sebagai calon pesaing Pokemon GO.

Untuk kasus VR, SuperData mengatakan, bahwa salah satu faktor pendapatan penjualan headset VR di tahun 2019 adalah dari Oculus Quest. Headset VR tersebut berhasil mendobrak teknologi VR, yang selama ini selalu bergantung kepada PC Gaming high-end ataupun konsol.

Oculus Quest hadir secara berbeda, menjadi headset VR bersifat stand-alone yang bisa digunakan tanpa harus bergantung kepada PC high-end ataupun konsol gaming.

Dalam sesi #SelasaStartup kolaborasi Hybrid dengan DailysSocial bulan Agustus lalu, Nico Alyus dari Omni VR juga sempat mengatakan prediksinya tersendiri terhadap VR di masa depan.

“Di masa depan, VR akan jadi medium apapun. Namun, itu baru bisa terjadi ketika VR sudah diadopsi oleh masyarakat secara umum.”

Oculus Quest bisa menjadi alat untuk memberi akses VR ke masyarakat secara umum, karena sifatnya stand-alone VR yang membuatnya jadi lebih ekonomis.

Mengingat adaptasi dua teknologi ini yang masih sangat minim, cukup wajar jika potensinya sebagai esports juga masih terbilang kecil.

Namun demikian, ini tidak menghentikan pemangku kepentingan di esports untuk melakukan sedikit percobaan.

ESL Contohnya. Perusahaan esports asal Jerman tersebut sempat bekerja sama dengan Oculus untuk menyelenggarakan VR League.

Mempertandingkan empat game yang juga butuh ketangkasan fisik, VR League bahkan memperebutkan total hadiah sebesar Rp3,5 miliar!

Lalu bagaimana dengan AR? Mengingat entry-barrier AR yang lebih rendah dibanding VR, tak heran jika AR punya potensi yang lebih besar sebagai esports atau game kompetitif.

Tak hanya terjadi di barat saja, Indonesia bahkan juga sudah pernah menghadirkan pertandingan Pokemon GO.

Bahkan Indonesia sempat memecahkan rekor jumlah peserta terbanyak lewat gelaran bertajuk Rainbow Cup di Summarecon Mall Serpong pada bulan Juni 2019 lalu, yang diikuti oleh 445 peserta.

Perkembangan Game Modern Combat 5 Yang Harus Kamu Tahu

Perkembangan Game Modern Combat 5 Yang Harus Kamu Tahu

Game FPS kini semakin menjamur jika dibandingkan dengan jenis – jenis game lainnya. FPS sendiri merupakan kepanjangan dari First Person Shooter.

Genre ini merupakan game yang memiliki sudut pandang orang pertama dan penggunaan senjata genggam jarak jauh.

Salah satu game terbaik untuk FPS adalah game buatan Gameloft, yaitu Modern Combat 5 Gameloft. Biasanya seorang pemain lebih senang bermain game dengan grafis yang baik.

Modern Combat 5: Blackout ini memiliki grafik yang bagus dan bahkan bisa menyesuaikan dengan setiap perangkat agar permainan akan tetap terasa halus.

Jadi, jika memainkan game FPS ini pada perangkat yang memadai, maka akan mendapatkan game dengan kualitas grafik yang sangat baik.

Pada gameplaynya, karakter tidak tampak kaku dan membuat Modern Combat 5 Blackout menjadi salah satu game FPS terbaik untuk mobile.

Efek ledakkan yang ada, efek darah, serta efek hujan, dan kabut berhasil memberikan kesan yang lebih lagi terhadap game ini dan tampak bukan hanya pajangan saja.

Ada juga efek suara yang terdengar begitu nyata, sepertu pada suara tembakan dan suara orang terluka.

Perkembangan Game Modern Combat 5 Yang Harus Kamu Tahu

Control pada Modern Combat 5 Blackout akan memudahkan kita mengarahkan tembakan dan juga menggerakkan karakter yang digunakan karena kontrolnya yang sensitive.

Pada game ini juga kita bisa mengatur auto shoot atau menembak secara otomatis saat senjata mengarah tepat ke musuh.

Selain auto shoot ada juga auto sprint yang akan membuat karakter berlari secara otomatis hanya dengan mengarahkan kontrolnya saja.

Biasanya setiap game akan memasukkan unsur cerita yang menarik untuk diikuti demi menambah keseruan dari permainan.

Pada Modern Combat 5: Blackout ini ada 6 chapter yang bisa dimainkan. Untuk bisa menyelesaikan chapter demi chapternya, pemain harus bisa mencukup ketentuan yang ada, seperti jumlah bintang.

Walaupun cukup singkat, cerita dari Modern Combat 5: Blackout menarik untuk diikuti, dibumbui dengan sedikit drama dan juga penghianatan, mungkin akan membuat pemain terbawa suasana dan semakin hanyut dalam permainan.

Dalam mode cerita ini ada mode sniper untuk melindungi, mendobrak setiap pintu untuk bisa menyelamatkan sandera, dan juga melumpuhkan musuh. Pemain juga akan ditantang untuk bisa mengalahkan boss pada setiap stage nya.

Pada awal permainan, permainan akan langsung menyusup dan menghadapi musuh melalui air, lalu memasuki bangunan tempat musuh bersembunyi. Perang terhadap musuh akan terus berlanjut, baik musuh dari air, darat, bahkan udara.

Akan ada bagian dimana rumah sakit yang diserbu oleh teroris dan juga kita akan kehilangan partner kita karena ia terjatuh dari lift dikarenakan serangan mendadak dari musuh.

Ada juga penghianatan dari orang yang tidak akan disangka-sangka dan membuat kita harus membunuhnya.

Game Modern Combat 5 online dapat dimainkan dengan teman kita, seperti duel 1v1, 2v2, tournament, dan pastinya itu menambah keseruan dari game satu ini.

Dalam Modern Combat 5 : Blackout terdapat 7 mode permainan, seperti Free-Fore-All, Team Battle, Capture The Flag, Zone Control, VIP, Rush, dan Cargo.

Game Modern Combat 5 for mobile juga merupakan game yang cukup bergengsi, game ini bahkan sudah berembel-embel E-Sport yang pastinya menambah keunggulan dari game ini.

Ada 9 kelas dengan senjata yang bisa disesuaikan, seperti Assault, Heavy, Recon, Sniper, Support, Bounty Hunter, Sapper, X1-Morph, Kommander, Aksesoris senjata, Pakaian Pelindung, dan Papan Peringkat.

Game Modern Combat 5 : Blackout ini pastinya cukup sempurna untuk yang suka dengan game FPS terbaik, baik dari grafik, gameplay, bahkan kontrol yang mudah. Selain itu Modern Combat 5 : Blackout dapat diunduh secara gratis.

 

Perkembangan Game Valorant Yang Sedang Booming Ini Ini

Valorant memang baru dirilis permulaan Juni 2020 lalu namun sebagian regu esports profesional besar di luar sana telah membuat divisi game FPS besutan Riot Games yang satu ini.

Nama-nama besar organisasi esports besar yang telah terjun ke Valorant merupakan 100 Thieves, Cloud9, Gen.G, Immortals, TSM, T1, Ninja in Pyjamas, dan G2.

Valorant merupakan 5 versus 5 character-based tactical shooter. Tiap lomba akan berisi 25 round dan regu pertama yang berhasil meraih 13 round kemenangan akan memenangkan lomba.

Anda bisa memilih Agent di permulaan lomba. Berbeda dengan Overwatch, Anda tidak bisa mengganti Agent di tengah lomba.

Mode game-nya identik dengan CS:GO merupakan berupa bomb mission. Sebab game FPS memerlukan tingkat presisi yang tinggi, Riot Games akan menyediakan 128 tick-servers untuk Valorant.

Tickrate merupakan frekuensi yang dipakai oleh server untuk memberikan data kepada game-nya. Bila suatu server mempunyai 64 tickrates, karenanya server hal yang demikian bisa memberikan packets kepada pemain sebanyak 64 kali per detik.

128 tick-servers awam dipakai di lomba LAN atau third-party platform seperti ESEA dan FACEIT. Dengan demikian, hal ini menjadi sebuah keistimewaan bagi pemain Valorant untuk menikmati 128 tick-servers di tiap pertandingannya.

DotEsports menceritakan bahwa Valorant hanya tersedia di platform PC dan akan memasuki fase beta pada musim panas tahun 2020.

ada delapan karakter yang diperkenalkan pertama kali di Valorant. Tiap Agent mempunyai skill yang berbeda satu sama lain.

Skill tiap karakter digolongankan menjadi tiga merupakan purchasable abilities, ultimate, dan main ability. Purchasable abilities merupakan skill yang bisa dibeli ketika mengawali ronde.

Anda bisa membeli dua ragam skill yang tersedia. Ultimate skill didapatkan dari membunuh musuh dan menuntaskan objektif.

Mekanik ultimate yang sama dengan Overwatch. Main ability merupakan skill yang tersedia di tiap karakter secara hanya-hanya. Main ability memerlukan cooldown pada tiap pengaplikasiannya.

Senjata yang dipakai tidak terbatas dengan Agents yang dipilih. Sebab pada tiap mengawali ronde, Anda bisa membeli senjata yang disediakan. Sama seperti CS:GO, akan ada sistem ekonomi di dalam Valorant.

Sama seperti game Riot Games yang lain, Valorant tidak membutuhkan spesifikasi PC yang tinggi untuk melaksanakan game-nya.

Untuk spesifikasi yang direkomendasikan oleh Riot Games adalah prosesor Intel i3 generasi keempat dengan GPU Geforce GT730. Anda akan menerima 144 fps dengan prosesor Intel i5 generasi keempat dan GPU GTX 1050Ti.

Kecuali memerlukan spek rendah, Valorant sendiri juga sebetulnya betul-betul asyik dimainkan. Apalagi, banyak orang merasa bahwa feel CS:GO juga terasa begitu kental di game ini.

Padahal CS:GO masih jadi salah satu game FPS terlaris di PC, bagus di dunia ataupun di Indonesia, sampai hari ini sebab memang menawarkan feel dan gameplay yang solid.

Namun demikian, Valorant konsisten menawarkan keunikan tersendiri dengan memberikan skill (Special Abilities) ke tiap-tiap karakternya (Agents).

Inilah poin jual Valorant, mekanisme dan feel yang tenar tetapi dengan sentuhan-sentuhan baru yang membuat kompleksitas permainan jadi jauh berbeda.

Kecuali itu, sedangkan baru dirilis, Valorant sendiri juga sudah mempunyai fitur Spectator Mode. Spectator Mode ini betul-betul krusial buat perkembangan esports-nya.

Kecuali bermanfaat untuk menayangkan lombanya, Spectator Mode juga betul-betul bermanfaat untuk belajar supaya permainan kita lebih bagus lagi dari sebelumnya — bagus dari menonton laga orang lain atau menonton laga diri sendiri sebelumnya.

Padahal memang Spectator Mode di Valorant masih betul-betul simpel, fitur ini sudah ada dan tinggal dikembangkan lebih jauh. Setidaknya Valorant sudah berada di arah yang benar untuk mendukung esports.

Apabila hanya mengamati dari sisi game-nya saja, Valorant mempunyai kans yang betul-betul besar untuk dapat menempuh tingkat yang dahulu pernah dicapai oleh Dota 2 ataupun PB di Indonesia atau bahkan lebih tinggi lagi.

Perkembangan Game Mobile Legends di Indonesia

Mobile Legends: Bang Bang yaitu sebuah permainan MOBA yang dirancang untuk hp. Kedua regu lawan berjuang untuk menempuh dan menghancurkan basis musuh sambil mempertahankan basis mereka sendiri untuk membatasi jalan setapak, tiga “trek” yang diketahui sebagai “top”, “middle” dan “bottom”, yang menghubungkan basis-basis.

Di masing-masing regu, ada lima pemain yang masing-masing membatasi avatar, yang diketahui sebagai “hero”, dari perangkat mereka sendiri.

Karakter terkontrol komputer yang lebih lemah, yang disebut “minions”, bertelor di basis regu dan meniru tiga trek ke basis regu lawan, melawan musuh dan menara.

Riot Games, perusahaan yang mengembangkan dan menerbitkan permainan PC League of Legends, mengajukan gugatan pada tanggal 11 Juli 2017 kepada pengembang Mobile Legends: Bang Bang yaitu Shanghai Moonton Technology ke Pengadilan Negeri California karena telah melanggar sebagian merek dagang dalam permainan tersebut.

Gugatan tersebut didasarkan atas dugaan pelanggaran atas kekayaan intelektual oleh Moonton, para pengacara Riot Games menuturkan dalam gugatan mereka, bahwa Moonton melaksanakan pelanggaran atas kekayaan intelektual melalui permainan video yang mereka kembangkan, yaitu Magic Rush: Heroes Mobile, Legends: 5v5 MOBA (nama terdahulu Mobile Legends: Bang Bang), dan Mobile Legends: Bang Bang.

Pelanggaran tersebut, antara lain, mengenai aspek logo, karakter, rancangan peta, rancangan hero, dan rancangan monster.

Mereka malahan melengkapi surat gugatan dengan gambaran untuk menunjukkan aspek-aspek pelanggaran kekayaan intelektual yang dikerjakan Moonton.

Moonton kemudian merilis sebuah pernyataan pada hari yang sama melalui halaman Facebook yang mengklaim bahwa “hak ciptanya telah terdaftar dan dilindungi di banyak negara di semua dunia”.

Selanjutnya diklaim bahwa Moonton mempunyai hak kekayaan intelektual dan mengancam tindakan aturan kepada media dan pesaing karena menyebarkan isu palsu tentang Moonton dan permainannya.

Kemajuan game mobile melesat pesat berkat munculnya hp touchscreen di awal tahun 2009. Bahkan hingga sekarang game mobile telah menyaingi game konsol serta game PC.

Kembali ke 3 tahun yang lalu, kata Multiplayer Online Battle Ajang (MOBA) sangatlah asing di alat pendengaran pemain game mobile. Hingga pada Juli 2016, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) memasuki dunia mobile gaming di Indonesia dan sukses menarik perhatian para pemain.

Ternyata Moonton sukses merilis Mobile Legends. Indonesia malahan menjadi salah satu negara yang berkontribusi besar atas kepopuleran game ini.

Karena lebih menarik lagi, developer game tersebut punya karakter dari seri pahlawan (hero), yaitu Gatotkaca. Karakter tokoh pewayangan tersebut diciptakan sebagai apresiasi Mobile Legends kepada kultur Indonesia, sekaligus mempersembahkan kultur Indonesia pada dunia.

Maka tren yang cukup tinggi, Mobile Legends tak jarang menggelar persaingan game tingkat Asia Tenggara di mana Indonesia menjadi salah satu negara peserta.

Untuk tingkat nasional sendiri ada MPL ID dan Piala Presiden Esports 2019. Mereka juga mengadakan turnamen untuk menjangkau semua kalangan peminat esports dengan menggelar turnamen Mobile Legends Campus Championship (MLCC).

Oh iya, buat brader yang tidak tahu apa itu MPL, MPL yaitu liga kompetitif tertinggi untuk MLBB yang resmi digelar oleh Moonton selaku publisher dari MLBB. Anggaplah turnamen ini seperti Premier League di sepak bola atau NBA di basket.

Hingga, MPL memang bisa jadi salah satu tolak ukur antusiasme gamer ataupun fans esports MLBB di Indonesia.

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga meminta penerbit game “Mobile Legend”, Moonton, untuk membuka kantor di Indonesia agar bisa lebih dekat dengan pasar lokal. Kementerian Kominfo juga mensupport pengembangan e-sport sebagai sarana pengembangan kreatifitas.

di penghujung dekade, game MOBA ini konsisten eksis dan masih dimainkan oleh banyak kalangan.

Sejarah Game Free Fire Yang Harus Kamu Tahu

Free Fire merupakan salah satu game battle royale yang paling terkenal di Indonesia. Bahkan, mampu mengalahkan PUBG Mobile yang terbilang memiliki grafis yang lebih memukau.

Kelebihan Free Fire sendiri adalah sangat ringan sekali untuk dimainkan. Bahkan, HP Kentang pun bisa memainkan Free Fire.

Inilah yang menjadi kunci kesuksesan Free Fire selama ini. Cerita utama Free Fire sendiri adalah ada sekelompok orang dari latar belakang yang berbeda dan ditangkap oleh Organisasi FF.

Organisasi misterius yang bernama FF ini melakukan eksperimen dan menghilangkan ingatan serta memodifikasi genetic mereka.

Ternyata, karakter fragment berisikan informasi – informasi mengenai karakter yang telah hilang. Karena itulah, semakin banyak kalian memainkan karakter tersebut, maka semakin banyak ingatan yang akan pulih juga.

Free Fire sendiri diluncurkan oleh Garena pada tanggal 11 Agustus 2017 lalu. Game besutan 11dots Studio di Vietnam dan Garena adalah publisher Free Fire di Indonesia. Lalu, pada 27 September 2017, Alpha test untuk Free Fire dibuka dan dapat dimainkan beberapa pemain saja.

Garena Free Fire sendiri didirikan oleh pengusaha muda sukses bernama Forest Li. Ia merupakan salah satu orang paling kaya di dunia.

Bahkan, dia juga telah memiliki kekayaan yang sangat tinggi sekali. Forest Li juga telah berhasil memiliki 13,8% Sea yang memang berbasis di dalam Negara Singapura.

Para pemain akan diminta untuk melakukan feedback sehingga developer bisa melakukan revisi game sehingga game bisa menjadi lebih baik.

Closed beta sendiri dilakukan di 6 negara langsung yaitu Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina dan juga Indonesia. Setelah tahap beta, Garena tidak langsung merilis Free Fire. Garena sendiri baru merilis Free Fire tepat pada tanggal 15 Januari 2018.

Sebagai game Battle Royale pastinya bukan hal yang mudah untuk Free Fire. Karena, Free Fire memiliki banyak sekali saingan di skena ini. sebut saja di device mobil saja ada PUBG Mobile dan Fortnite yang memimpin pasar Battle Royale Smartphone.

Namun di region Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Amerika Latin Free Fire sangat mendominasi. Ada beberapa alasan mengapa Free Fire sangat kuat di region tersebut.

Alasan utamanya adalah karena spec. ya, PUBG Mobile dan Fortnite tak bisa memasuki pasar arus utama di ketiga region ini karena game mereka membutuhkan spek yang sangat tinggi, tak seperti Free Fire.

Free Fire sangat pintar dalam memilih pasar. Mereka tahu bahwa di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Amerika Selatan bahwa tak sedikit player mobile nya.

Ditambah lagi para player ini yang memiliki spek hape pas pasan tentu ingin memainkan game yang lancar di hape mereka.

Ditambah lagi PUBG Mobile yang sangat populer di India mulai di banned sehingga membuat Free Fire semain populer.

Bagaimana tidak, di Asia Selatan India adalah negara penyumbang gamers tertinggi. Tentunya hal ini membuat Free Fire semakin populer dan kuat.

Belum lagi ditambah oleh beraninya Garena dan Free Fire menggeborkan iklan, semakin banyak pemain yang mulai bermain Free Fire dan bahkan pindah dari game lainnya.

Nah, itulah bagaimana perkembangan Free Fire dari masa ke masa yang harus kalian ketahui sebelum memainkan game ini. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian para pemain Free Fire.

Sejarah Game Boy, Sudah Tahu?

Game Boy merupakan konsol permainan video 8 bit yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan bernama Nintendo.

Permainan konsol ini pertama kali rilis di Jepang pada 21 April 1989. Pada saat pertama kali dirilis, Game Boy dibanderol seharga 8000 Yen atau sekitar Rp 1,1 juta.

Kemunculan permainan konsol portable keluaran Nintendi ini pun laris manis di pasaran. Penjualan Game Boy di seluruh dunia jika dijumlahkan diperkirakan telah mencapai hampir 118,69 juta unit.

Bisa dibilang Game Boy merupakan permainan legendari yang populer di era 90 an. tentu saja masa kecil bagi generasi yang lahir di tahun 90 an taka sing lagi dengan permainan yang sering disebut Gamebot ini.

Game Boy merupakan sistem permainan berjenis gengaman kedua yang dikeluarkan Nintendo. Sebelum Game Boy dirilis, Nintendo terlebih dahulu merilis permainan “Game & Watch” yang diperkenalkan pada tahun 1980.

Game Boy dirancang oleh Gunpei Yokoi, Satoru Okada dan tim Nintendo Research & Development 1. Game Boy sebagai konsol permainan genggam menawarkan beberapa permainan di Game Boy yang bisa dipilih oleh para  pemainnya.

Permainan tersebut yaitu Super Mario Land, Alleyway, Baseball, Yakuman dan Tennis. Sejak dirilis pertama kali pada 21 April 1989, Game Boy telah mengeluarkan beberapa jenis konsol gengam dari generasi ke generasi.

Game Boy Original pertama kali dirilis Nintendo pada tahun 1989. Game Boy Pocket setelah selang tujuh tahu, dirilis pada tahun 1997. Game Boy Light selanjutnya ada Game Boy Light pada tahun 1998.

Game Boy Colour diperkenalkan dan dirilis pada tahun 1998. Game Boy Advance kemudian memasuki tahun 2000 ada Game Boy Advance yang dirilis pada tahun 2001. Game Boy Advance SP merupakan versi terakhir yang dirilis pada tahun 2003.

Game Boy memiliki ukuran layar yang kecil yaitu 66 mm berbentuk diagonal. Layar grafisnya terbatas pada nuansa abu – abu dengan latar belakang hijau kusam. Layar Game Boy terdiri dari Reflective STN LCD dengan ukuran 160 × 144 pixel.

Jika dibandingkan dengan sekarang, meski dari segi grafis terbatas Game Boy keluaran Nintendo merupakan sebuah revolusi permainaan yang diluncurkan di Jepang 30 tahun yang lalu tepat pada hari ini.

Spesifikasi Game Boy:

  • CPU: Game Boy menggunakan custom 8-bit Sharp LR35902 pada frekuensi 4,19 MHz.
  • RAM: 8 kiB internal S-RAM (bisa diperluas hingga 32 kiB).
  • Video RAM: 8 kiB internal.
  • ROM: On-CPU-Die 256-byte bootstrap; 32 kiB, 256 kiB, 512 kiB, 1 MiB, 2 MiB, 4 MiB dan 8 MiB katrid.
  • Audio: 2 generator gelombang suara, 1 PCM 4-bit sampel gelombang (64 4-bit dimasinkan di 1×64 bank atau 2×32 bank) channel, 1 noise generator, dan satu input audio dari katrid. Unit ini hanya memiliki satu speaker, tetapi ada lubang headphone untuk menghasilkan suara stereo.
  • Tampilan: Reflective STN LCD ukuran 160 × 144 pixel.
  • Frame rate: Sekitar 59.7 frames per detik.
  • Durasi kosong vertikal: Sekitar 1.1 ms.
  • Ukuran layar: 66 mm (2.6 inch) bentuk diagonal.
  • Palet warna: 2-bit (4 warna abu-abu, dan hijau zaitun sangat gelap).
  • Komunikasi: 2 Game Boys dapat dihubungkan bersama melalui port serial built-in, hingga 4 dengan adaptor 4-pemain DMG-07. Dan maksimum 16.
  • Daya: 6 V, 0,7 W (4 baterai AA untuk durasi pemakaian sekitar 15 jam).
  • Dimensi: 90 mm (Lebar) × 148 mm (Tinggi) × 32 mm (Diameter) atau 3,5 ″ × 5,8 ″ × 1,3 ″ (inch).
  • Berat: 220 gram.

Itulah sejarah perkembangan Game Boy hingga saat ini. semoga bermanfaat.

Sejarah Perkembangan Game Konsol

Hampir setiap orang yang ada di dunia ini pasti pernah bermain game. Game sendiri bisa diartikan ke dalam Bahasa Indonesia dengan permainan.

Saat mendengar game mungkin beberapa orang akan langsung mengingat Playstation ataupun Nintendo.

Orang – orang juga sudah tak asing dengan  konsol game seperti Nintendi dan PS. Namun tak banyak orang yang tahu bagaimana perkembangan konsol game ini.

Video game mulai masuk perkembangan di tahun 1966. Ide – ide yang semakin kreatif dalam dunia game mulai banyak bermunculan.

Sebagian besar yang membuatnya pun para mahasiswa yang mengisi waktu senggang mereka dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang ada di kampus mereka masing – masing.

Awal mulanya adalah konsol game Baer dengan prototype game yang diberi nama Brown Box kemudian terbit dengan nama Magnavox Odysey pada tahun 1972 bulan Mei.

Konsol game ini berisi 16 game built in dan bisa diganti dengan menggunakan switch. Magnavox Odysey tercatat sebagai perkembangan konsol game pertama di dunia dengan penjualan 200.000 unit.

Setelah itu, generasi kedua dari konsol game pun muncul dimana generasi ini disebut – sebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era.

Di generasi kedua ini juga dimana perkembangan konsol game pertama kali menggunakan meida cartridge di tahun 1976 dan Fairichild VES.

Fairichild VES mencoba mebubuhkan warna yang lebih menarik lagi dalam dunia konsol game dengan menginovasika VES atau Video Entertainment System.

Mesin VES lah yang kemudian menjadi mesin pertama yang disebut dengan Konsol. Konsol ini menggunakan kaset magnetic yang disebut dengan Cartridge.

Konsep ini lalu diikuti oleh produsen konsol game lain seperti Atari, Magnavox, dan RCA. Dan ketiga perusahaan video game ini memiliki konsep yang serupa.

Sayangnya, pada tahun 1977, konsol game sudah tidak menarik lagi untuk para konsumen. Fairchild dan RCA bangkrut dan yang masih bertahan hanyalah Magnavox dan ATARI. Akhirnya Magnavox meluncurkan Magnavox Odysey Vers. 2 yang ternyata juga gagal dan tidak hit.

Tak lama kemudian Atari menerbitkan konsol baru yaitu ATARI 2600 dengan game Space Invaders. 1980 para produsen konsol game mulai bermunculan kembali berkat Atari dan mengambil konsep Atari 2600 sebagai konsep dasar.

Namun sayang di tahun 1983 konsol game harus ambruk dan rela kalah saing dengan game PC yang semakin kreatif.

Ternyata kehancuran konsol game di tahun 1983 tidak menyurutkan perusahaan Famicom yang gigih mencoba untuk membangkitkan konsol game kembali pada masa jayanya.

Mereka berhasil membuat gebrakan baru. Konsol game asal negeri sakura ini memberikan nama konsolnya yaitu Nintendo Entertainment System (NES) yang diluncurkan di akhir tahun 1983.

Untuk pertama kalinya konsol game menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi. Hal ini tentu saja mendapatkan sambutan positif di Jepang dan Famicom mulai melebarkan sayap pemasarannya ke Amerika untuk memperkenalkan NES.

Dan NES inilah yang memperkenalkan kita pada game Super Mario Brothers dengan karakternya yang fenomenal dan tentu saja diingat sepanjang masa.

Pada generasi ke empat di tahun 1988 Sega merilis konsol mereka yang dikenal dengan Sega Genesis. Sega Genesis lebih menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang sangat halus dibandingkan dengan pesaingnya, NES.

Walau begitu, NES tetap menjuarai angka penjualan di tingkat paling atas. Setelah mengetahui hal itu, akhirnya dua tahun kemudian tepatnya pada 1990 Nintendo tidak mau kalah dengan meluncurkan SNES (super Nintendo entertainment system).

Disamping itu, sega meluncurkan Sonic the Hedgehog pada tahun 1991 yang kemudian muncul lah karakter Sonic yang terkenal serta menjadi ikon dari Sega sampai saat ini.

 

Itulah bagaimana perkembangan game konsol dari masa ke masa. Semoga bermanfaat.

Perkembangan Dota 2 Dari Masa ke Masa

Siapa sih yang tak kenal dengan Dota 2? Game yang dikembangkan oleh Valve ini memang bisa dibilang menjadi salah satu cabang esport terbesar di dunia.

Terbukti dari besarnya proze pool yang ditawarkan pada kompetisi paling prestisius mereka, The International yang saat ini mencapai US $20,7 Juta atau sekitar Rp 267 miliar.

Bukan hanya prize pool, eksekusi turnamen mereka juga sangat apik, meriah, dan menghibur. Kini, Dta 2 menjad lebih dari sekedar game saja.

Layaknya game esport, Dota 2 sudah menjadi sebuah kehidupan, membentuk komunitas di seluruh dunia dan memberikan impian bagi setiap pemainnya untuk bisa berdiri di atas megahnya panggung The International.

Game ini bermula dari game buata Blizzard, Starcraft: Brood War yang dirilis pada tahun 1998 untuk PC. Kepopuleran Starcraft ini mampu mengalahkan Warcraft II: Tides of Darkness yang sudah dirilis tiga tahun sebelumnya.

Salah satu fitur baru yang Blizzard sematkan dalam game RTS terbarunya ini adalah map editor atau yang dikenal dengan sebutan Star Edit dalam Starcraft.

Melalui fitur ini, kalian bisa membuat mode permainan baru menggunakan asset Starcraft yang nantinya akan dimainkan oleh pengguna lainnya.

Di tahun 2002, seorang modder dengan alias Aeon 64 membuat sebuah inovasi dengan map buatannya yang diberi nama Aeon of Strife atau AoS.

Map ini digadang sebagai cikal bakal lahirnya genre MOA atau ARTS. Di dalam game ini pemain akan mengendalikan satu unit kuat yang disebut sebagai hero, beda sekali tentunya dengan Starcraft sendiri yang mengharuskan pemain mengontrol banyak unit sekaligus.

Tujuan kalian adalah menghancurkan markas lawan sambil membunuh unit – unit mereka yang dikontrol oleh AI dan terus menerus muncul di tiga lane berbeda.

Lama kelamaan, unit lawan yang muncul akan semakin kuat. Cara bagi hero untuk bisa mengimbangi perkembangan lawan itu adalah mengumpulkan gold yang didapat dari last hit sebanyak – banyaknya serta melakukan upgrade terhadap armor dan senjata.

Dari konsep permainan AoS, kalian tentu sudah bisa melihat hal – hal fundamental yang saat ini dimiliki oleh genre MOBA pada umumnya seperti hero, lane, dan gold dari last hit.

Tak lama setelah AoS booming, Blizzard merilis Warcraft III: Reign of Chaos yang legendaris pada tanggal 3 Juli 2002.

Game ini menawarkan mekanisme gameplay yang belum dimiliki oleh Starcraft seperti level pada hero, tingkat ability, dan progress item yang dinamis.

Kepopuleran AoS ternyata tak berhenti setelah Warcraft III dirilis. Mengikuti kesuksesan dan kepopuleran StarEdit, Blizzard juga memberikan fitur World Editor dalam game terbarunya tersebut.

Konsep AoS yang diterima dengan baik oleh seluruh pemain ingin dihidupkan kembali dengan custom map di Warcraft III.

Dari seluruh custom map berkonsep AoS yang dibuat di Warcraft III, hanya ada satu yang menjadi paling populer.

Custom map tersebut dibuat oleh seorang modder berinisial Eul dan karyana diberi judul Defense f the Ancients Beta 2.

Versi pertama game ini kurang lebih sudah menggambarkan apa yang ada di dalam versi penerusnya. Ada tiga  lane, gold untuk membeli dan upgrade item, pilihan hero Sentinel, dan Scourge yang memiliki mekanisme level up dan ability scaling serta Ancient di masing – masing kubu untuk dihancurkan.

 

Itulah bagaimana perkembangan game Dota 2 dari waktu ke waktu. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

Perkembangan Game GTA Dari Waktu ke Waktu, Gamers Harus Tahu

Seri Grand Theft Auto atau GTA merupakan seri game terpopuler di seluruh dunia. Game buatan Rockstar ini bermula dari game open world 2 dimensi dengan sudut pandangan kamera dari atas.

Tak lama setelah irtu, grafik game ini pun berubah menjadi game open world 3 dimensi. Saat itulah game ini menjadi populer dan patokan dasar untuk game dengan genre yang sama.

Sama seperti game lainnya, game open world satu ini juga mulai merangkak dari bawah. Seperti misalnya Grand Theft Auto (PS X) yang meluncur pada tahun 1998 dan mengambil setting di daerah Liberty City, Vice City, dan San Andreas.

Game ini juga mengambil sudut pandang kamera dari atas sehingga seakan – akan kalian bisa melihat semuanya dengan bebas.

Lalu pada Grand Theft Auto 2 (PS X) yang sama seperti GTA sebelumnya, yaitu menggunakan sudut pandang kamera pada game open world yang juga dari atas.

Bedanya dengan game GTA sebelumnya adalah adanya fitur – fitur baru seperti ledakan dan kerusakan pada kendaraan yang lebih realistis, gedung – gedung 3 dimensi, kendaraan baru, dan adanya pergantian siang dan malam.

Grand Theft Auto 3 (PS X) barulah merupakan pelopor game open world 3 dimensi yang mengisahkan tentang Claude Speed yang sedang dicari – cari geng di Liberty City. Speed lalu ingin membalaskan dendam kepada ketua geng tersebut.

Grand Theft Auto Vice City (PS 2) dirilis pada tahun 2002 dan mengisahkan tentang Tommy Varcetti yang mendapatkan tugas untuk pergu ke Vice City oleh bosnya.

Ia lalu ditugaskan ke sana untuk mengambil beberapa uang dalam jumlah besar, namun ada beberapa pihak yang ingin merampas uang tersebut.

Tommy lalu harus mempertahankan uang itu dari berbagai pihak yang ingin merebutnya, termasuk pihak kepolisian.

Lalu ada Grand Theft Auto San Andreas (PS 2) yang merupakan serial GTA game terlaris di PS2 bahkan hingga sekarang.

Game keluaran tahun 2004 ini memiliki grafis yang bagus, misi yang seru, serta memiliki fitur untuk bisa berenang.

Grand Thef Auto IV (PS3 dan XBOX360) merupakan game yang pertama kali dirilis pada tahun 2008 di console game Playstation 3.

Game ini menceritakan tentang seorang turis bernama Niko Bellic yang pindah dari Eropa Timur ke Liberty City untuk mengusir kebosanannya.

Namun, bukannya mendapatkan hari – hari yang damai, ia malah dikejar oleh geng bermotor mafia, hingga polisi.

Grand Theft Auto V (PS4, XBOX ONE, PS3, XBOX360, PC) merupakan seri terbaru mereka yang di dalam game open world ini, pihak Rockstar telah mengubah banyak grafik dan gameplay.

Kalian bisa memainkan 3 karakter sekaligus dalam serial terbaru ini. dan sama seperti game GTA sebelumnya, kalian juga harus melawan mafia, polisi, serta geng – geng yang ada di sekitar kalian.

 

Nah, itulah bagaimana perkembangan lengkap dari game GTA yang sampai sekarang masih sangat disukai terutama bagi para gamers.

Tentu saja bagi kalian para gamers kalian pasti tahu betul mengenai game yang sangat terkenal ini sehingga kalian pasti pernah memainkannya sesekali.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian para gamers yang ingin tahu lebih dalam mengenai perkembangan Grand Theft Auto hingga saat ini.

Jenis Game Yang Disukai Oleh Anak – Anak, Calon Ibu Harus Tahu!

Jenis Game Yang Disukai Oleh Anak – Anak, Calon Ibu Harus Tahu!

Game seringkali menjadi kambing hitam saat orang tua sedang memarahi anaknya. Oadahal, banyak sekali game yang saat ini sudah tersedia secara gratis untuk membantu meningkatkan kemampuann otak si kecil.

Zaman sekarang ini, permainan anak – anak sudah sangat berbeda. Mereka lebih memilih gadget dibandingkan bermain ke luar. Karena itulah, peran orang tua memang harus lebih aktif dalam mengawasi anaknya.

Apalagi di masa seperti ini harusnya menjadi masa – masa dimana mereka harus mulai belajar dan mengenal dunia.

Mereka juga harus kenal kepada huruf, angka, hingga hewan atau tumbuhan yang hidup di sekitar mereka.

Nah, untuk kalian para calon orang tua yang ingin memberikan game terbaik untuk anak kalian, di bawah ini kami akan berikan beberaoa rekomendasinya.

 

1.Bentuk dan Warna

Jenis Game Yang Disukai Oleh Anak – Anak, Calon Ibu Harus Tahu!

Game ini sangat cocok bagi kalian yang baru saha memiliki anak balita. Selain bermain, anak – anak juga bisa sambil belajar mengenal warna, bentuk, dan makna.

Selama bermain anak kalian juga akan ditemani oleh karakter bernama Bimi Boo. Ada 12 macam permainan di dalam satu aplikasi ini.

Mulai dari mengurutkan benda berrdasarkan warna, memberi makan hewan, mengingat bentuk benda, dan masih banyak lagi.

  • Developer: Bimi Boo Kids
  • Ukuran: 38 MB
  • Kategori Usia: <5 Tahun
  • Spesifikasi Android: 4.0 ke atas

 

2.Belajar Angka dan Berhitung

Sama seperti namanya, game satu ini nantinya akan meningkatkan kemampuan angka serta berhitung anak – anak kalian.

Di dalam game ini mereka akan diajak untuk berhitung, mengurutkan angka yang disusun secara acak, menunjuk angka dari teka – teki, dan masih banyak lagi.

Dengan gema ini, mempelajari matematikan dasar akan menjadi lebih menyenangkan untuk anak – anak. Apalagi grafis serta audionya yang dibuat nyaman untuk indera anak.

  • Developer: Bonbongame.com
  • Ukuran: Berbeda tiap perangkat
  • Kategori Usia: 3 tahun keatas
  • Spesifikasi Android: Berbeda tiap perangkat

 

3.Suara Hewan

Suara Hewan

Usia balita merupakam usia yang pas untuk memperkenalkan mereka kepada suara hewan – hewan. Dengan game ini, kalian bisa mengajarkan anak – anak mengenai beragam jenis hewan beserta dengan suaranya.

Hal ini juga bisa mengembangkan kemampuan kognitif anak. Mulai dari daya ingat, kosa kata, dan juga pendengaran.

Selain itu, game ini juga melibatkan tim pakar pendidikan anak dalam pembuatannya sehingga game ini sudah sangat terjamin.

  • Developer: Papumba
  • Ukuran: 67 MB
  • Kategori Usia: <5 Tahun
  • Spesifikasi Android: 4.0.3 ke atas

 

4.Funny Food 2!

Funny Food 2!

Game ini memiliki banyak sekali macam permainan di dalam satu aplikasi. Seperti mengenal warna, mengenal berbagai jenis buah, mengenal jenis sayur, belajar berhitung, hingga memasak.

Setiap levelnya memiliki jenis permanan yang berbeda dan game ini bisa mengembangkan daya kreatifitas anak serta ketelitiannya.

  • Developer: Mage Studio Kid Games
  • Ukuran: 43 MB
  • Kategori Usia: <8 Tahun
  • Spesifikasi Android: 4.1 ke atas

 

Itulah beberapa rekomendasi game anak terbaik yang bisa kalian coba download dan berikan kepada anak – anak kalian.

Karena, lewat game ini mereka bisa secara tidak lamgsung belajar mengenai berbagai hal yang perlu mereka ketahui. Jadi, kalian tak perlu khawatir jika game – game ini malah mungkin membuat mereka tidak mau belajar dan menjadi malas.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian para calon orang tua yang berencana memiliki anak.

Perkembangan PSP Dari Masa Ke Masa

Playstation merupakan sebuah mrk game yang terdiri dari beberapa konsol permainan yang terdiri atas video rumahan, media center, layanan online, sederetan pengendali, dua handled dan telepon, serta beberapa majalah.

Ini dibuat serta dimiliki oleh Sony Interactive Entertainment sejak 3 Desember 1994 dan meluncurkan PlayStationasli di Jepang.

Konsol asi daolam serial ini adalah konsol video game pertama yang mengapalkan 100 juta unit, 9 tahun dan 6 bulan setelah peluncyuran awalnya.

Penggantinya, Plastation 2 dirilis pada tahun 2000 dan merupakan konsol rumah terlaris hingga saat ini yang telah mencapai lebih dari 155 juta unit terjual pada tanggal 28 Desember 2012.

Konsol berikutnya dari Sony, Playstation 3 dirilis pada tahun 2006 dan telah terjual lebih dari 80 juta konsol di seluruh dunia mulai November 2013.

Konsol terbaru Sony, Playstation 4 dirilis pada tahun 2013 dan telah menjual 1 juta konsol dalam 24 jam pertama penjualannya, menjadi konsol penjualan tercepat sepanjang sejarah.

Konsol game genggam pertama dari seri Playstation, Playstation Portable atau PSP, terjual sebanyak 80 juta unit di seluruh dunia pada bulan November 2013.

Penggantinya, PlayStstion Vita, yang diluncurkan di Jepang pada tanggal 17 Desember 2011 dan di sebagian besar wiolayah utama lainnya pada bulan Februari 2012, telah terjual lebih dari 4 juta unit pada bulan Januari 2013.

Playstation TV adalah microconsole dan varian non portabel dari konsol game Playstation Vita. Perangkat keras lain yang dirilis sebagai bagian dari seri Playstation mencakup PSX, perekam video digital yang terintegrasi dengan Playstation dan Playstation 2.

Pesawat televisi yang memiliki PlayStation yang terintegrasi pengendali utama yang digunakan oleh seri PlayStation-DualShock, yang merupakan rangkaian gamepad yang telah terjual 28 juta mulai 28 Juni 2008.

PlayStation Network merupakan layanan online dengan lebih dari 110 juta pengguna di seluruh dunia per juli 2013.

Ini terdiri atas pasar virtual online, PS Store, yang memungkinkan pembeli dan unduhan game dan berbagai bentuk multimedia, layanan online berbasis langganan yang dikenal sebagai PlayStation Plus dan layanan jejaring sosial yang disebut PlayStation Home, yang memiliki lebih dari 41 juta pengguna di seluruh dunia pada saat penutupannya pada bulan Maret 2015.

PlayStation Mobile (sebelumnya PlayStation Suite) adalah kerangka kerja perangkat lunak yang menyediakan konten PlayStation pada perangkat mobile.

Versi 1.xx mendukung PlayStation Vita, PlayStation TV dan perangkat tertentu yang menjalankan sistem operasi Android.

Sedangkan versi 2.00 yang dirilis pada tahun 2014 hanya akan menargetkan PlayStation Vita dan (opsional) PlayStation TV. Konten yang akan dirilis dalam kerangka hanya terdiri dari game PlayStation asli saat ini.

Produk PlayStation generasi ke 7 juga menggunakan XrossMediaBar yang merupakan antarmuka grafis memenangkan penghargaan.

Antarmuka berbasis layar sentuh yang disebut LiveArea diluncurkan untuk PlayStation Vita, yang mengintegrasikan elemen jejaring sosial ke dalam antarmuka.

Selain itu, konsol PlayStation 2 dan PlayStation 3 juga menampilkan dukungan untuk sistem operasi berbasis Linux.

Serial ini juga sudah dikenal karena berbagai kampanye pemasarannya. Serial ini juga memiliki jajaran judul partai pertama yang kuat karena Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios yang terdiri dari 15 pengembang pihak pertama.

Pihak ini berdedikasi untuk mengembangkan game untuk seri pertama. Selain itu, seri ini juga menampilkan berbagai rilis ulang anggaran judul oleh Sony dengan nama berbeda untuk masing – masing daerah.

 

Itulah sejarah perkembangan PSP. Semoga bermanfaat.

Perbedaan Genre Game RPG, FPS, RTS, dan TPS, Sudah Tahu?

Perbedaan Genre Game RPG, FPS, RTS, dan TPS, Sudah Tahu?

Ada banyak sekali jenis game yang beredar sekarang ini. Setiap jenisnya memiliki keunikkannya sendiri – sendiri.

Bahkan, setiap genre juga memiliki fans mereka sendiri sehingga membuatnya semakin terkenal. Apalagi, sekarang ini sudah banyak sekali gamers yang suka memainkan game yang mereka suka saja.

Biasanya, mereka lebih suka dengan game bergenre FPS atau RPG yang banyak dimainkan. Namun, ternyata masih ada lagi genre lainnya yang sejenis dengan genre – genre tersebut.

Walaupun banyak beredar dan cukup terkenal, masih banyak orang yang belum bisa membedakan genre – genre dari game ini.

Apalagi untuk mereka yang bukan gamres. Sudah pasti mereka akan kurang paham mengenai perbedaa jenis genre ini.

Nah, untuk kalian yang ingin menambah ilmu pengetahuan kalian dan ingin lebih tahu tentang genre game, di bawah ini kami akan berikan informasinya untuk kalian.

 

1.RTS

Perbedaan Genre Game RPG, FPS, RTS, dan TPS, Sudah Tahu?

RTS atau yang dikenal dengan Real Time StrategY merupakan sebuah game yang bisa kalian mainkan secara langsung.

Maksudnya adalah kalian akan bermain secara “Real Time”, sama seperti namanya yang kalian sebut itu. Game ini identik dengan bermain melawan human intelegent.

Artinya, kalian nantinya akan bertemu dengan pemain lain dan bermain dengan mereka. Karena itulah genre ini pasti merupakan game yang membutuhkan jaringan internet.

Kalian bisa menemukan jenis ini pada game – game yang terkenal seperti game DOTA, Civilization, atau game – game yang ada di Android seperti Mobile Legends.

 

2.RPG

RPG

RPG atau yang biasanya dipanggil Role Playing Game adalah game yang sangat unik. Karena kalian tak akan pernah menemukan akhir dari game ini.

Biasanya, jika ada kata “tamat” kalian hanya menamati ceritanya saja sedangkan untuk bagian levelingnya kalian masih bisa memainkannya sesuka hati kalian.

Di game dengan genre ini kalian nantinya akan memainkan sebuah karakter yang biasanya bisa di kostumiasi sendiri.

Kalian juga akan dituntut untuk mencari uang sampai membuat koneksi dengan Non Playable Player atau NPC, Dan masih banyak lagi hal yang bisa kalian lakukan di genre ini.

Ada beberapa game yang mengusung genre RPG seperti KOA, The Withcer, Eternium, SoulCraft, dan masih banyak lagi.

 

3.FPS

fps

FPS atau First Person Shooter adalah game yang mengusung genre tembak – tembakan. Tentu saja, namanya saj asudah First Shooter.

Di sini kalian akan menggunakan sudut pandang orang pertama atau diri kalian sendiri yang melakukan tembakan atau perlawanan.

Selain tembakan, biasanya aka nada juga tusuk – tusukan yang bisa kalian lihat langsung sebagai orang tersebut.

Ada beberapa game yang mengusung genre ini misalnya Call of Duty, Counter Strike, atau game – game android seperti PUBG dan Free Fire.

 

4.TPS

TPS

Yang terakhir adalah Third Person Shooter atau TPS yang hampir mirip dengan FPS. Hanya saja memiliki sudut pandang yang berbeda.

Di mana di genre ini kalian akan bisa melihat keseluruhan karakter dari arah belakang atau arah punggu karakter kalian.

Ada beberapa game yang mengusung genre ini seperti Dark Souls, Dark Siders, hingga Assassins Creed yang cukup terkenal.

 

Itulah perbedaan dari beberapa genre game yang terkenal dan seringkali disebut hingga dimjainkan oleh para gamers.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang ingin tahu lebih dalam mengenai perbedaan dari Genre Game RPG, FPS, RTS, dan TPS.

Perkembangan Game Mobile di Indonesia

Penggunaan smartphone dalam satu decade terakhir turut membuat game mobile menjadi populer. Semakin banyak game mobile yang dimainkan berbanding lurus dengan adopsi smartphone di Indonesia.

Munculnya ponsel touchscreen di awal 2009 yang membuat game mobile terus berkembang bahkan menyaingi game konsol dan game PC.

Awalnya, game mobile hanya diawali oleh Tap and Slide. Jika kalian pernah memainkan game Angry Bird, itulah perkembangan pertama dari game mobile.

Angry Bird memiliki peranan penting di dalam perkembangan mobile gaming. Walaupun di awal peluncurannya, game asal Finlandia ini tak langsung meledak di pasaran.

Tepatnya pada Februari 2010, Angry Birds menjadi game terpopuler di App Store untuk wilayah Inggris.

Saat itu memang sedang banyak masyarakat yang menggunakan iPad. Setelah angry birds populerm Rovio, sang pengembang game langsung menggratiskan berbagai versi angry birds yang sebelumnya berbayar.

Hal ini tentu saja semakin menarik antusiasme para pemain.

Setelah sukses merajai pasar Apps Store, Robio lalu membawa angry birds ke Android. Game playnya memang cukup mudah.

Misi kalian hanya menyelamatkan telur yang dicuri oleh alien hijau. Walau sederhana, namun game ini berhasil membuat pemainnya jadi sangat ketagihan untuk menyelesaikan semua babak.

Sampai sekarang, game ini masih berada di peringkat teratas di Play Store. Menjelang akhir 2011, game bergenre endless running seperti temple run mulai populer di Indonesia.

Game ini memberikan visualisasi 3 D yang membuat pemainnya merasa tertantang. Setelah itu, ada Subway Surfer yang hadir dengan gameplay serupa namun grafisnya lebih menyegarkan.

Selain itu ada juga fitur kostumisasi karakter yang lebih menarik. Sampai sekarang Subway Surfers masih eksis dengan total unduhan mencapai 1 miliar kali di Play Store.

Ada juga Candy Crush yang sangat diminati oleh para pengguna smartphone. Game yang dirilis pada 2012 itu merupakan game yang mudah untuk dimainkan.

Peraturannya tidak rumit. Pemain hanya harus menyelesaikan babak dengan mengkombinasi candy yang ada.

Perkembangan mobile gaming lalu mulai merambah ke online. Pemain diajak untuk bermain secara multiplayer.

Clash of Clans menjadi salah satu game yang mulai memperkenalkan sistem tersebut. game yang dirilis pada 2012 itu merupakan produk dari Supercell dari Finlandia.

COC juga membawakan gameplay simulasi yang mengajak pemain untuk membangun desa dan membentuk pasukan, tambang emas, markas, dan kamp tentara.

Setelah semua persiapan selesai, pemain bisa menyerang desa lain dengan mengerahkan tentara yang sebelumnya telah dibentuk atau sebaliknya, menjadi korban jarahan pemain lain.

Lalu, ada GetRich yang launching pada tahun 2014 yang sempat menghebohkan pemain Indonesia. Game besutan LINE ini bahkan pernah dimeriahkan oleh berbagai artis lokal.

Get Rich sendiri merupakan game monopoli yang diterapkan pada mobile game. Game papan ini dimainkan maksimal oleh 4 pemain untuk berkompetisi menentukan pemenang berdasarkan total kota dan uang yang dimiliki.

Pemain bisa membeli berbagai macam karakter, dadu dan pendant dengan efek khusus untuk memenangkan pertandingan.

Lalu di pertengahan 2016 masyarakat dihebohkan dengan game Pokemon Go yang memiliki teknologi AR.

Lalu ada game MOBA yang rilis di tahun yang sama dan belakangan ini, game battle royale lah yang sangat populer di masyarakat.

 

Itulah bagaimana perkembangan game mobile di Indonesia. Smeoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian.

Kartun Berkembang Jadi Game? Pernah Coba Main?

Kartun Berkembang Jadi Game? Pernah Coba Main?

Game merupakan salah satu hal yang bisa membuat kita senang apalagi saat kita sedang bosan dan tidak tahu mau ngapain.

Saat ini, game juga sudah banyak diproduksi dan diciptakan dengan beragam bentuk, gameplay, serta keseruannya sendiri.

Selain itu, game juga saat ini sudah bisa dimainkan oleh siapapun mulai dari yang muda hingga yang sudah lanjut usia.

Bahkan, balita juga saat ini sudah disediakan game yang bisa mendidik mereka agar cepat pintar. Game untuk balita biasanya memiliki penampakan yang lucu dan berwarna-warni.

Misalnya game-game yang terinspirasi dari kartun di zaman kita kecil dulu, seperti Spongebob, Doraemon, Mr Bean, dan masih banyak lagi.

Pengembang sengaja membuat game yang terinspirasi dari kartun ini agar kita bisa bermain sambil bernostalgia di masa kecil.

Nah, untuk kalian yang ingin mencari game-game bertema kartun yang unik dan lucu, di bawah ini kami akan berikan rekomendasinya untuk kalian.

 

1.Spongebob Game Station

Kartun Berkembang Jadi Game? Pernah Coba Main?

Siapa sih yang tak kenal dengan karakter Spongebob? Kartun yang selalu menemani kita di masa kecil sebelum berangkat sekolah ini sekarang sudah dibuat menjadi sebuah game.

Grafiknya juga menarik dengan tokoh dan karakter yang selama ini sudah kita kenal ada di film Spongebob.

Kartunnya yang terkenal di berbagai kalangan karena tingkahnya yang lucu, polos, dan konyol lah yang membuat Spongebob sangat disukai oleh masyarakat.

Di game ini kalian bisa menemukan banyak sekali fitur game menarik. Bahkan, di sini ada sekitar 148 level yang harus kalian selesaikan.

 

2.Mr Bean: Around The World

Mr Bean: Around The World

Mr Bean yang kocak memiliki 2 versi, yaitu versi kartun dan versi orang dewasa. Keduanya sama-sama memiliki humor yang sangat kocak.

Tingkah Mr Bean yang sudah dewasa namun sangat konyol pasti akan selalu membuat kalian tertawa dulunya kan?

Nah, untuk membawa kembali ingatan kalian di masa kecil, Mr Bean dibuat dalam bentuk game, di sini kalian hanya bertugas untuk menyelamatkan Mr Bean dari ibu ibu pemilik rumah yang galak.

Kenapa Mr Bean kabur? Ternyata, ia baru saja tertangkap basah karena ketahuan mencuri kue buatan sang ibu.

 

3.Oggy Go-World Of Racing

Oggy Go-World Of Racing

Oggy adalah seekor kucing berwarna biru dengan tingkah yang lucu. Dia tinggal di dalam sebuah rumah yang juga dihuni oleh 3 ekor kecoa nakal.

Kecoa ini selalu saja mengganggu Oggy hingga Oggy merasa kesulitan. Tapi, di game ini kalian akan membawa Oggy menjadi pemenang.

Tugas kalian adalah membantu Oggy mengendarai mobilnya untuk balapan dan sampai ke garis finish. Namun bukan hanya balapan biasa saja.

Karena, kalian juga harus mengumpulkan koin yang ada sepanjang perjalanan, dan juga mengumpulkan bahan bakar yang ada agar mobil kalian tidak mati di tengah jalan.

Ada sekitar 24 level dengan lokasi yang berbeda-beda. Kalian bisa mencoba memainkan game ini dengan mengunduhnya di Play Store.

 

Itulah 3 game kartun masa lalu yang harus kalian coba mainkan. Apalagi untuk kalian anak 1998 sampai 2000 an yang masa kecilnya ditemani oleh karakter-karakter lucu tadi.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat. Terutama bagi kalian yang saat ini mungkin rindu dengan tontonan masa kecil kalian yang sangat menghibur dan menyenangkan. Jangan lupa untuk membagi waktu antara bermain game dengan hal lain ya.

Perkembangan Game RPG, Sudah Tahu?

RPG maupun Role Playing Game adalah suatu game dimana kita seakan-akan menjadi karakter yang kita mainkan tersebut.

Kebanyakan genre game ini juga memiliki banyak cerita singkat yang membuat alur cerita permainan lebih terasa nyata.

Karena itulah, banyak dari gamers yang suka memainkan game bergenre RPG. Sayangnya, tak semua dari mereka tahu bagaimana sejarah awal serta perkembangan dari sebuah game RPG.

Nah, untuk kalian yang ingin tahu lebih dalam mengenai perkembangan game RPG, di bawah ini kami akan berikan informasi lengkapnya.

 

Sejarah Perkembangan Game RPG

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Game berjudul Akalabeth: World of Doom merupakan game RPG yang pertama kali hadir di dunia. Setelah itu, ada pula game berjudul Ultima dengan pembuat yang sama.

Sayangnya, Akalabeth kurang dipromosikan dan Ultima lah yang lebih banyak dipromosikan sehingga lebih banyak penjualannya.

Ultima sendiri adalah salah satu game yang dibuat pada tahunn 1980 dengan judul Ultima I: The First Age of Darkness.

Permainan ini dulunya Cuma bisa dimainkan di Apple II serta di negara Amerika saja. Namun, game ini menjadi game terlaku pada saat itu.

Tak lama kemudian, Jepang juga mencetak sejarahnya sendiri mengenai game RPG. Di tahun 1986 Jepang membuat game RPG nya pertama kali dengan nama Enix.

Lalu di tahun 1987 Final Fantasy dibuat dan meledak menjadi game terlaris di dunia. RPG asal Jepang ini lalu dimainkan dan memiliki banyak sekali penggemar.

Kesuksesannya bahkan membuat mereka bisa mencetak penjualan hingga 100.000.000 copy dengan 7 piala Guiness World Record.

Game action RPG lalu terus berkembang dan berinovasi. Contohnya adalah game MMORPG yang juga merupakan perkembangan dari RPG sendiri.

Namun, sampai sekarang setiap game yang bergenre RPG tetap memiliki core ataupun inti dari mekanisme RPG itu sendiri.

Game bertema MMORPG juga memiliki fans yang tak kalah banyak. Bahkan bisa dibilang hampir menyaingi game RPG itu sendiri.

Istilah MMORPG merupakan isngkatan dari Massively Multiplayer Online Role-Playing Game yang dibuat oleh Richard Garriott atau pembuat game RPG pertama.

Game MMORPG pertama adalah MUD yang merupakan cikal bakal pertama genre film ini. Lalu tak lama kemudian ada sistem bernama Sierra Network yang berkembang pada 1989.

Sistem ini menjadi sistem dari permainan yang masala tau beramai-ramai. Game dengan sistem ini juga sangat beragam serta dengan grafis yang sudah sangat baik di masanya.

Game MMORPG lalu mulai dikenal sejak 1996 dan game terkena saat itu berjudul Meridian 59 yang memiliki character 3D yang di jaman sekarang ini sudah banyak digunakan di pada berbagai game bergenre MMORPG.

Lalu ada game berjudul Ultima Online yang menjadi gamee pertama yang mempopuulerkan game MMORPG.

 

Itulah sejarah serta perkembangan lengkap mengenai game RPG yang sekarng ini juga telah berkembang menjadi MMORG.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa pengembang game telah melakukan banyak cara untuk membuat pemainnya tetap senang dan terus memainkan game RPG.

Selain itu, dengan adanya game ini juga membuat banyak pengembang game yang ingin mencoba membuat sebuah game RPG terbaik.

Karena itulah, sekarang ini kita sudah bisa menemukan banyak sekali gamebertema RPG yang beredar dimana-mana.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang saat ini ingin menambah pengetahuan kalian mengenai sejarah dan perkembangan dari game RPG.

Sudah Terprediksi! Inilah Perkembangan Industri Game Untuk Kedepannya

Sudah Terprediksi! Inilah Perkembangan Industri Game Untuk Kedepannya

Dunia game sudah semakin memuncak sekarang mau game PC, Android atau bahkan game-game konsol terbaru yang sudah mulai bermunculan di industry video game.

Belum lama ini telah muncul PlayStation 5 dengan grafis yang sangat tinggi dan gameplay lebih menarik dari game-game konsol sebelumnya.

Di masa ini saja game sudah sangat berkembang dan banyak sekali peminatnya apalagi sudah banyak atlet-atlet E-Sports yang bergerak di bidang game dengan mengikuti turnamen-turnamen besar hingga mendunia.

Nah, berikut ini adalah kemungkinan perkembangan industry dunia game kedepannya.

1.Perang Konsol Model Terbaru

Sudah Terprediksi! Inilah Perkembangan Industri Game Untuk Kedepannya
Persaingan antara Xbox dengan PlayStation sekarang sangatlah sengit yang dimana PlayStation merupakan keluaran Sony dan Xbox merupakan keluaran Microsoft.

Perang Konsol model terbaru ini sudah semakin memuncak yang dimana terakhir adalah peperangan antara Xbox one dengan PS 4 dan sekarang sudah muncul Xbox Series X dengan PlayStation 5 dengan teknologi yang sangat tinggi.

Walaupun begitu, mungkin PS 5 menjadi pemenangnya dikarenakan para pemain game konsol yang sudah sangat mengenali PlayStation lebih banyak dibandingkan dengan Xbox.

Walaupun begitu, penjualan antara mereka pun tidak kalah jauh yang dimana sangat-sangat banyak sudah terjual antara mereka.

Xbox terbaru yang bakalan jadi alternatif buat para pemain kasual tentunya tidak akan kalah jauh dengan PlayStation dengan penggemar yang lebih banyak.

  1. Teknologi Cloud Streaming Mulai Curi Perhatian

Teknologi Cloud Streaming Mulai Curi Perhatian
Google Stadia pada akhir tahun 2019 telah memberikan layanan controllernya untuk para pemesan yang dimana pada tahun berikutnya akan diperluas dan mulai menarik pasar global yang sudah mencuri perhatian para perusahaan lain dengan memperluas layanan streaming game.

Game pun sekarang sudah mulai membutuhkan perangkat ini yang dimana memiliki koneksi yang canggih dan cepat.

Walaupun begitu, teknologi ini tidak bisa diakses oleh semua perangkat mobile tanpa pengizinan kecuali, hanya si pengembang saja dari Google Stadia. Dan dalam hal ini pasar game masih butuh waktu untuk bisa menikmati layanan Cloud Streaming ini.

  1. E-Sports Mobile Semakin Luas

E-Sports Mobile Semakin Luas
E-Sports game PC yang sudah keluar duluan kini hampir kalah ditandingi oleh E-Sports mobile yang sudah sangat luas dan mendunia ini. Contohnya seperti game Mobile Legends di Jakarta yang berskala internasional pada 2019 lalu dengan hadiah yang sangat menarik para atlet E-Sports Mobile Legends.

Game PUBG Mobile juga telah memiliki kompetisi internasional dengan tahun yang sama seperti Mobile Legends dan telah dimenangkan oleh tim asal Indonesia pada kala itu.

Walaupun hadiah dari turnamen esports mobile tidak sebesar esports PC, namun penggemarnya juga tak kalah jauh bahkan hampir menandingi esports PC.

Apalagi di Indonesia yang penggemarnya lebih banyak di game mobile dibandingkan dengan game PC.

  1. Content Creator Gaming Semakin Memuncak

Content Creator Gaming Semakin Memuncak
Selain bekerja sebagai atlet e-sport, sebagai streamer dan Youtuber juga sangat berpenghasilan di bidang game. Contohnya seseorang yang sukses di bidang ini adalah Jess No Limit yang merupakan awalnya adalah atlet esports mobile legends sekaligus content creatornya.

Streaming game juga sudah memiliki banyak platform dari Twitch, Nimo TV hingga facebook gaming yang dimana para streamernya juga sudah semakin banyak.

Nah, itulah 4 prediksi dari sekarang hingga kedepannya perkembangan industri di dunia game akan meningkat dan berkembang lagi. Kalian tertarik dengan dunia esports?

Sejarah Video Game

Sejarah Video Game

Belum tentu kalian para gamers mengetahui bagaimana terbentuknya video game dari awal hingga sekarang. Dari grafis yang pixel hingga sekarang yang sudah hampir seperti dunia asli grafisnya. Mau tau ceritanya? Simak berikut.

Ditahun 1972 tepat dimana game arcade pertama kali rilis yang gamenya sekarang sudah melegenda bernama Pong. Game konsol juga pertama kali dibuat di tahun ini dan bekerja sama dengan Nintendo untuk mengembangkan teknologi game lain.

Di tahun 1979 telah muncul game Asteroids yang terdapat di konsol Atari 2600 hingga sudah tidak di produksi lagi karena sudah terjual hingga puluhan juta konsol. Space Invader juga mengejar pasar game arcade pada satu tahun sebelumnya.

Awalnya game Mario adalah lewat game Donkey Kong dan game yang sangat melegenda ini telah muncul di tahun 1981 dan pac-man juga termasuk pada saat itu. Nintendo juga mampu terjual dipasar hingga puluhan juta unit di tahun 1985 tepat dimana perilisan game konsol pertamanya. Hingga pada tahun 2021 sangat populer sekali permainan judi bola sbobet online uang asli bersama bandar SBOBET88 asia.

Sejarah Video Game

Ada perusahaan baru bernama SEGA dan game PC juga sudah mulai berkembang pada era yang sama. Dan banyak game dengan konsep-konsep yang baru. Seperti SEGA yang merilis SEGA Genesis dengan karakter ikonnya yaitu sonic.

John Madden’s Football adalah game legenda di PC dan juga pada tahun 1989 telah rilisnya Gameboy yang terjual hingga ratusan juta unit.

Di tahun 1991-1995 nintendo menghadirkan super Nintendo walaupun tak bisa menyaingi Gameboy. Game arcade bernama Mortal Combat adalah game Kontroversial yang muncul di mesin. Dan Sony pun mengeluarkan gamenya yaitu PlayStation yang telah menjadi favorit semua orang pada tahun 1995.

Dengan hadirnya SEGA Saturn, Nintendo 64 dan PlayStation merupakan saingan yang berat dan pada era ini sudah mulai bermunculan game online.

Sony mencapai kejayaannya ditahun 2001-2005 yang dimana pada saat itu munculnya PlayStation 2 ke pasar game. Hingga sekarang rekor terjualnya PlayStation 2 belum ada yang mengalahkannya.

Akan tetapi Nintendo tidak mau kalah dan terus memperkenalkan game barunya seperti Nintendo DS, GameCube, serta Gameboy Advance. Dan pada era ini juga telah munculnya Xbox oleh Microsoft dan Steam.

PlayStation 3 telah muncul dan telah menggunakan teknologi blu-ray. Akan tetapi, kehadirannya Wii dan Rock Band membuat orang-orang lebih menyukai game interaktif dan minecraft telah muncul di tahun 2010 dan membuat viral dunia internet.

Game konsol sudah tidak inovatif lagi dan hanya mengembangkan grafisnya saja tidak melebihi seperti gameplaynya. Dan hal itu terbukti dari penjualan game konsol sebelumnya yang lebih banyak terjual dibandingkan konsol yang semakin terbaru ini.

Dengan menggunakan Nintendo Switch perusahaan Nintendo mengembalikkan masa kejayaannya dan membuktikan bahwa Nintendo merupakan perusahaan game yang paling inovatif dengan menghadirkan konsol yang simple dan bisa dibawa kemana-mana.

Di era ini sudah banyak sekali game online dan game console semakin di singkirkan dan pada era sekarang ini game Mobile dan PC lebih diminati oleh para gamers.

Nah, buat kalian para player baru, apakah kalian pernah merasakan game konsol zaman dulu seperti Nintendo dan Gameboy? Yang tentunya gameplay dan dari segi grafis sudah sangat jauh sekali dengan era game pada zaman sekarang.

Bahkan game online sudah memasuki dunia E-Sport yang dimana kalian bisa memenagnkan hadiah yang sangat memuaskan tentunya. Dan kira kira dalam 20-30 tahun kedepan bakalan jadi apa ya game video gamenya?

Berbagai Genre Game dan Penjelasannya

Berbagai Genre Game dan Penjelasannya

Banyak sekali penggemar game dengan penyuka genre yang berbeda-beda. Game online merupakan game yang telah dimainkan oleh jutaan orang diseluruh penjuru dunia yang menggunakan internet untuk memainkannya.

Setiap game pasti terdapat banyak genrenya seperti tembak-tembakan, action, strategi, adventure dan banyak lagi. Apa aja sih genre genre game tersebut yang membuat gamenya berbeda-beda dalam pembuatan maupun kontennya? Simak berikut!

1.Real Time Strategi (RTS)

Berbagai Genre Game dan Penjelasannya
Sejenis game yang menggunakan strategi yang matang untuk memenangkan sebuah permainan yang biasanya jenis gamenya adalah peperangan. Sebuah tim harus bisa mengelola strategi yang baik, baik perekonomiannya, sumber daya nya dan masih banyak lagi.

Agar sebuah negara bisa lebih maju dari sebelumnya, kalian sebagai pemipin harus bisa mengambil keputusan yang bijak. Contoh dari game RTS seperti Wacraft, dan Rise of Nations.

2.First Person Shooter (FPS)

First Person Shooter (FPS)
Jenis game ini tentunya sudah banyak sekali penggemarnya yang bertema tembak-tembakan dengan sudut pandang masing-masing setiap pemainnya. Tentunya dalam game ini kalian juga bermain bersama tim dan terdapat dua belah pihak yang saling bermusuhan.

Biasanya game seperti ini bertema seperti polisi melawan penjahat yang menggunakan senjata. Contoh game FPS adalah seperti Counter Strike, Point Blank, dan banyak lagi.

3.Role Playing Game (RPG)

Role Playing Game (RPG)

Anda seperti sedang berada dalam dongeng yang berisikan fantasi yang sungguh hebat. Kalian bisa memilih karakter-karakter keren yang kalian inginkan. Biasanya tujuan dari game ini adalah mengikuti alur cerita dongeng tersebut dengan baik dan bisa memerankan karakter yang kalian pilih dengan baik.

RPG ada dua jenis yang sedikit berbeda, yaitu MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game) dan LARP (Live Action Role Playing) yang biasanya memiliki grafis lebih nyata dibanding MMORPG.

Contoh dari game RPG ini sudah sangatlah banyak seperti Dragon nest, Ragnarok, dan Final Fantasy.

4.Life Simulation Game

Game ini bertema seperti dimana kalian memiliki karakter yang melakukan kegiatan biasa di dunia nyata. Anda bisa melakukan hal-hal seperti masak, belanja, belajar, dan bekerja. Game online ini juga memiliki tetangga di dunia tersebut yang merupakan player nyata juga.

Cobalah melakukan tugas sesuai perintah agar game kalian berjalan dengan baik. Contoh dari game ini adalah Second Life dan Sim Life.

5.Vehicle Simulation

Life Simulation Game
Kalian seperti sedang membawa kendaraan baik itu kapal, pesawat maupun mobil dan motor seperti pada umumnya dan terasa asli. Agar dapat mengoperasikan kendaraannya dengan sangat sempurna tentunya para player harus mengerti versi kendaraan aslinya. Contoh dari game ini seperti Orbitter, dan Tram.

6.Action

Action
Biasanya membutuhkan daya reflek karena game ini sangat membutuhkan ketangkasan dari player agar dapat memenangkan pertandingan. Terkadang terdapat juga story atau misi tertentu yang harus dijalankan di game ini.

Terdapat berabgai rintangan didalam sebuah misi yang harus anda lewati. Anda juga bisa menyelamatkan player lain atau mengalahkan musuh. Maka dari itu, kecepatan, reflek, dan ketangkasan sangat dibutuhkan di game ini.

7.Adventure

Adventure
Buat kalian yang memiliki jiwa petualang, game ini sangat cocok untuk kalian. Kalian akan merasakan bagaimana rasanya bertualang menggunakan karakter di dunia maya. Terkadang karakternya merupakan kharakter khayalan yang diambil dari film ataupun bioskop.

Biasanya game ini memecahkan sebuah kasus sehingga mengharuskan player harus berpetualang sejati.

8. Perjudian

Siapa sangka jika SBOBET selaku situs judi sbobet online terpercaya di indonesia menghadirkan desain elegan serta mudah dipahami, dengan begini para penjudi bisa mendapatkan uang berkali-kali lipat dari modal awal.

Itulah genre yang ada pada game yang berbeda-beda. Manakah yang menjadi favorit kalian dari berbagai genre tersebut? mulailah mencoba mencari game dengan genre yang kalian sukai. Karena, dengan menyukai genrenya kalian akan hebat dalam memainkannya. Semoga bermanfaat.