Perkembangan Game Battle Royale Yang Harus Kamu Tahu

Berbicara mengenai sejarah mungkin akan menjadi salah satu perbincangan yang sangat panjang. Game battle royale adalah genre video game yang memadukan elemen bertahan hidup dan eksplorasi untuk menjadi orang terakhir atau tim yang bertahan.

Game dengan genre battle royale biasanya dimainkan antara banyak individu dua pemain hingga tim kecil yang terdiri dari 3-5 pemain. Tujuannya biasanya menjadi pemain terakhir atau menghabisi semua pemain lainnya.

Setiap pertandingan akan menempatkan para pemain dalam ruangan atau peta yang besar sambil mengeksplor peta besar dan mengumpulkan sumber daya untuk bertahan hidup.

Konsepnya berbeda dengan game shooter deathmatch, dimana setiap pemain yang mati tidak diizinkan untuk respawn kembali. Semua elemen tersebut sudah ada sebelum tahun 2010-an.

Kembali mundur ketahun 1990, disana terdapat gameplay yang mirip dengan battle-royale yatu video game berjudul Bomberman.

Game tersebut memperkenalkan mode permainan multi-player dengan setiap pemainnya memiliki kemampuan yang sama diawal.

Bomberman memiliki tujuan yang hampir mirip dengan battle-royale, yaitu mengumpulkan sumber daya atau power-up dan berjuang hinga tersisa pemain terakhir.

Masuk ketahun 2000, film Jepang dengan judul Battle Royale, menjadi salah satu inspirasi untuk menetapkan aturan dasar genre tersebut. Dimana setiap pemain dipaksa untuk saling membunuh sampai tersisa satu orang yang selamat.

Mengikuti arus dari manga Jepang, The Hunger Games kemudian mengikuti formula battle-royale dan laris menjadi salah satu film terbaik pada 2012.

Tak lama setelah film The Hunger Games (2012) keluar, premis battle-royale sebelumnya akhirnya diimplementasikan kedalam plug-in server Survival Game di Minecraft.

Premis tersebut melekat menjadikan DayZ mengisi mod server di ARMA 2, gameplay ini dirancang untuk membuat pertempuran secara terus-menerus penuh dengan berbagai bahaya.

Masuk ke sesi Mod Battle-Royale yang paling berpengaruh, dibuat oleh Brendan Greene aka “PlayerUnknown”. Greene membuat moda Battle Royale untuk ARMA2 dan DayZ yang dirilis pada tahun 2013.

Berbeda dengan konsep Hunger Games, Battle-Royale pada ARMA2 dan DayZ, Greene memberi sedikit sentuhan keunikan dimana membuat mod tersebut mengacak spawn senjata yang ada di sekitar peta.

Sang jenius tersebut akhirnya membuat ARMA 3 ketika tim DayZ lebih memilih untuk merilis game aslinya.

Sempat menjadi konsultan sistem battle-royale dari H1ZI: King of the Kill, membuatnya memiliki batu loncatan untuk bekerja menjadi pengembang Kreatif di Bluehole.

Ia bekerja di Bluehole untuk bekerja sama mengembangkan visinya tentang genre battle-royale untuk PlayerUnknown’s Battlegrounds.

Sepertinya popularitas Ark: Survival Evolved memperkenalkan mode “Survival of the Fittest” ditahun 2015 membuatnya digunakan dalam turnamen eSports.

Turnamen tersebut digadang menjadi salah satu turnamen pertama dengan gameplay Battle-Royale. Seakan tidak mau ketinggalan dengan game PC, game mobile Btoom Online yang dikembangkan serta dirilis di Jepang juga ikut memeriahkan evolusi dari gameplay battle-royale.

Seperti dunia tidak ada habisnya meluncurkan gameplay battle-royale yang menjadi salah satu mode paling kompetitif di rana esports.

Tahun 2017 dan 2018 menjadi saksi PlayerUnknown’s Battlegrounds dan Fortnite sangat dicintai oleh para penggemar battle-royale.

Game PUBG pertama kali dirilis untuk Microsoft Windows melalui program akses early beta Steam pada Maret 2017. Kedua game tersebut menarik puluhan juta pemain dalam waktu singkat loh.

Keberhasilannya terbukti secara komersial dan membuatnya memiliki masa depan yang cerah setelah 2018.

PlayerUnknown’s Battlegrounds atau lebih keren dikenal PUBG yang dibuat oleh Brendan Greene berawal dari nama InGameNickname (IGN) “PlayerUnknown”.

Sedangkan Fortnite dipublish oleh Epic Games serta dikembangkan oleh Farga Corporation mengikuti kesuksesan PUBG dengan gameplay yang berbeda.

Perkembangan Game RPG Yang Jarang Diketahui

Sederhananya, RPG atau Role Playing Games merupakan sebuah permainan dengan mekanisme dimana kita akan menjadi karakter itu sendiri.

Kebanyakan game RPG memiliki side story yang membuat permainan jauh lebih hidup. RPG dimulai saat ‘Dungeons & Dragons’ pada tahun 1970-an dirilis dalam bentuk Board Games.

Untuk kalian yang lahir pada tahun 1980-an mungkin nggak asing dengan game Wizardry, Ultima, dan Dragon Quest yang menjadi konsep awal RPG untuk Video Games.

Game RPG pertama yang muncul di dunia adalah game “Akalabeth: World of Doom” bisa dibilang sebagai game RPG pertama didunia yang dibuat oleh orang yang sama dengan Pencipta Ultima I.

Tapi game yang banyak dikenal para gamer dan dijual adalah game Ultima. Diproduksi pada tahun 1980, game Ultima I: The First Age Of Darkness, Game yang hanya bisa dimainkan pada Apple II dan di rilis di Amerika.

Richard Garriot adalah orang dibalik kesuksesan game Ultima, Game yang dirilis tahun 80-an menjadi game terlaris saat itu. Jepang juga menjadi negara yang mencetak sejarah tersendiri di dunia game RPG.

Pada tahun 1986 perusahaan yang pertama kali membuat game RPG di Jepang adalah Enix sekarang (Square Enix).

Game RPG pertama di Jepang adalah “Dragon Quest” yang muncul di konsol Famicom (NES). Tahun 1987 menjadi tahun dimana Final Fantasy dilahirkan yang menjadi game konsol terlaris didunia.

RPG asal jepang menjadi populer dan diminati oleh para gamer diluar jepang seperti Eropa dan Amerika Serikat berkat Game Dragon Quest yang dirilis.

Kesuksesan Enix memproduksi game RPG membuat game Final Fantasy sendiri terjual hingga lebih dari 100 juta copy dan memegang 7 buah Guinness World Record.

Saat ini game RPG memang sudah banyak berkembang luas di pasaran. MMORPG, Turn-Based RPG, Action-RPG, menjadi contoh dari perkembangan RPG itu sendiri.

Tapi yang harus di perhatikan adalah hingga saat ini semua game RPG tetap memakan core atau inti dari mekanisme RPG itu sendiri.

Game online dengan genre MMORPG memiliki penggemar yang sangat banyak. MMORPG sendiri adalah singkatan dari Massively Multiplayer Online Role Playing Game.

Sistem ‘Sierra Network’ pada tahun 1980, merupakan sistem permainan game online yang pertama di Amerika.

Istilah MMORPG dibuat pertama kali oleh Richard Garriot. Richard menggunakan istilah MMORPG ketika dia meluncurkan game yang bernama Ultima Online pada tahun 1997.

Sebenarnya sebelum Richard mencetuskan istilah ini game petualangan yang dimainkan oleh banyak orang biasanya disebut dengan Multi User Dungeon (MUD).

Perusahaan game online pertama yang menggunakan visual canggih dengan sistem permainan dengan banyak orang secara online adalah Neverwinter Night.

Neverwinter Night diluncurkan pada tahun 1991 secara online oleh AOL. Lalu pada tahun 1992 muncullah game yang berjudul The Shadow of Yserbius.

Dan di tahun 1996, Game online MMORPG yang dikenal Meridian 59 menjadi MMORPG pertama yang mempersembahkan karakter 3 dimensi.

Meridian 59 menjadi MMORPG awal yang dengan tampilan terbaik yang dikenal. Keberhasilan game MMORPG tidak sampai situ.

Biaya pengembangan game MMORPG komersial yang sangat besar, hingga melebihi $10 juta pada tahun 2003.

Tahun 2008 menjadi tahunnya Blizzard Entertainment mendominasi dengan game World of Warcraft.

RuneScape dan Tibia juga menjadi game yang masih laris hingga sekarang, bahkan pengembang game ini membuat versi platform mobilenya. Untuk pasar MMORPG konsol, Phantasy Star Online dari Sega DreamCast adalah yang pertama.

Perkembangan Game di Masa Depan Dengan VR Dan AR

Virtual Reality dan Augmented Reality merupakan dua teknologi baru yang sampai sekarang perkembangannya masih seringkali dipertanyakan.

Ada yang menganggap bahwa VR tak akan menjadi masa depan karena satu dan lain hal, ada juga yang menganggap bahwa VR / AR punya fungsi menarik yang akan mengubah gaya hidup umat mahusia layaknya smartphone juga mengubah kita.

Namun, dalam hal gaming, ternyata tren penggunaan VR dan AR cenderung masih positif selama tahun 2019 kemarin.

Mengutip hasil riset SuperData Year-in Review, ternyata pendapatan gaming VR dan AR sepanjang tahun 2019 ini masih menunjukkan peningkatan jika dibanding tahun 2018 lalu.

Secara total, penjualan game VR dan AR berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar US$2,2 miliar (sekitar Rp30 triliun)selama tahun 2019.

Jumlah ini merupakan peningkatan sebesar US$300 juta (sekitar Rp4,1 miliar) dibanding dengan tahun 2018 lalu yang hanya mendapatkan US$1,9 miliar (sekitar Rp26 triliun).

Sektor AR jadi penyumbang terbesar, mencapai US$1,7 miliar (sekitar Rp23 triliun), salah satunya berkat Pokemon GO.

Walau games VR tidak menyumbang banyak pemasukan, namun penjualan headset VR juga cukup besar di tahun 2019 ini, mencapai US$5,7 miliar (sekitar Rp79,2 triliun).

Ada beberapa faktor atas hal ini. Dalam urusan games AR, sejak rilis Juli 2016 lalu, Pokemon GO memang sudah menjadi perhatian para gamers, terutama penggemar Pokemon.

Menurut catatan Hybrid dari data SensorTower, Pokemon GO bahkan sudah mengumpulkan Rp42 triliun sepanjang masa hidupnya.

Ditambah lagi, tahun 2019 juga jadi tahunnya game-game AR menyerbu. Ada beberapa judul yang muncul seperti Harry Potter: Wizard Unite, ataupun Minecraft Earth yang disebut SuperData sebagai calon pesaing Pokemon GO.

Untuk kasus VR, SuperData mengatakan, bahwa salah satu faktor pendapatan penjualan headset VR di tahun 2019 adalah dari Oculus Quest. Headset VR tersebut berhasil mendobrak teknologi VR, yang selama ini selalu bergantung kepada PC Gaming high-end ataupun konsol.

Oculus Quest hadir secara berbeda, menjadi headset VR bersifat stand-alone yang bisa digunakan tanpa harus bergantung kepada PC high-end ataupun konsol gaming.

Dalam sesi #SelasaStartup kolaborasi Hybrid dengan DailysSocial bulan Agustus lalu, Nico Alyus dari Omni VR juga sempat mengatakan prediksinya tersendiri terhadap VR di masa depan.

“Di masa depan, VR akan jadi medium apapun. Namun, itu baru bisa terjadi ketika VR sudah diadopsi oleh masyarakat secara umum.”

Oculus Quest bisa menjadi alat untuk memberi akses VR ke masyarakat secara umum, karena sifatnya stand-alone VR yang membuatnya jadi lebih ekonomis.

Mengingat adaptasi dua teknologi ini yang masih sangat minim, cukup wajar jika potensinya sebagai esports juga masih terbilang kecil.

Namun demikian, ini tidak menghentikan pemangku kepentingan di esports untuk melakukan sedikit percobaan.

ESL Contohnya. Perusahaan esports asal Jerman tersebut sempat bekerja sama dengan Oculus untuk menyelenggarakan VR League.

Mempertandingkan empat game yang juga butuh ketangkasan fisik, VR League bahkan memperebutkan total hadiah sebesar Rp3,5 miliar!

Lalu bagaimana dengan AR? Mengingat entry-barrier AR yang lebih rendah dibanding VR, tak heran jika AR punya potensi yang lebih besar sebagai esports atau game kompetitif.

Tak hanya terjadi di barat saja, Indonesia bahkan juga sudah pernah menghadirkan pertandingan Pokemon GO.

Bahkan Indonesia sempat memecahkan rekor jumlah peserta terbanyak lewat gelaran bertajuk Rainbow Cup di Summarecon Mall Serpong pada bulan Juni 2019 lalu, yang diikuti oleh 445 peserta.

Sejarah Game Boy, Sudah Tahu?

Game Boy merupakan konsol permainan video 8 bit yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan bernama Nintendo.

Permainan konsol ini pertama kali rilis di Jepang pada 21 April 1989. Pada saat pertama kali dirilis, Game Boy dibanderol seharga 8000 Yen atau sekitar Rp 1,1 juta.

Kemunculan permainan konsol portable keluaran Nintendi ini pun laris manis di pasaran. Penjualan Game Boy di seluruh dunia jika dijumlahkan diperkirakan telah mencapai hampir 118,69 juta unit.

Bisa dibilang Game Boy merupakan permainan legendari yang populer di era 90 an. tentu saja masa kecil bagi generasi yang lahir di tahun 90 an taka sing lagi dengan permainan yang sering disebut Gamebot ini.

Game Boy merupakan sistem permainan berjenis gengaman kedua yang dikeluarkan Nintendo. Sebelum Game Boy dirilis, Nintendo terlebih dahulu merilis permainan “Game & Watch” yang diperkenalkan pada tahun 1980.

Game Boy dirancang oleh Gunpei Yokoi, Satoru Okada dan tim Nintendo Research & Development 1. Game Boy sebagai konsol permainan genggam menawarkan beberapa permainan di Game Boy yang bisa dipilih oleh para  pemainnya.

Permainan tersebut yaitu Super Mario Land, Alleyway, Baseball, Yakuman dan Tennis. Sejak dirilis pertama kali pada 21 April 1989, Game Boy telah mengeluarkan beberapa jenis konsol gengam dari generasi ke generasi.

Game Boy Original pertama kali dirilis Nintendo pada tahun 1989. Game Boy Pocket setelah selang tujuh tahu, dirilis pada tahun 1997. Game Boy Light selanjutnya ada Game Boy Light pada tahun 1998.

Game Boy Colour diperkenalkan dan dirilis pada tahun 1998. Game Boy Advance kemudian memasuki tahun 2000 ada Game Boy Advance yang dirilis pada tahun 2001. Game Boy Advance SP merupakan versi terakhir yang dirilis pada tahun 2003.

Game Boy memiliki ukuran layar yang kecil yaitu 66 mm berbentuk diagonal. Layar grafisnya terbatas pada nuansa abu – abu dengan latar belakang hijau kusam. Layar Game Boy terdiri dari Reflective STN LCD dengan ukuran 160 × 144 pixel.

Jika dibandingkan dengan sekarang, meski dari segi grafis terbatas Game Boy keluaran Nintendo merupakan sebuah revolusi permainaan yang diluncurkan di Jepang 30 tahun yang lalu tepat pada hari ini.

Spesifikasi Game Boy:

  • CPU: Game Boy menggunakan custom 8-bit Sharp LR35902 pada frekuensi 4,19 MHz.
  • RAM: 8 kiB internal S-RAM (bisa diperluas hingga 32 kiB).
  • Video RAM: 8 kiB internal.
  • ROM: On-CPU-Die 256-byte bootstrap; 32 kiB, 256 kiB, 512 kiB, 1 MiB, 2 MiB, 4 MiB dan 8 MiB katrid.
  • Audio: 2 generator gelombang suara, 1 PCM 4-bit sampel gelombang (64 4-bit dimasinkan di 1×64 bank atau 2×32 bank) channel, 1 noise generator, dan satu input audio dari katrid. Unit ini hanya memiliki satu speaker, tetapi ada lubang headphone untuk menghasilkan suara stereo.
  • Tampilan: Reflective STN LCD ukuran 160 × 144 pixel.
  • Frame rate: Sekitar 59.7 frames per detik.
  • Durasi kosong vertikal: Sekitar 1.1 ms.
  • Ukuran layar: 66 mm (2.6 inch) bentuk diagonal.
  • Palet warna: 2-bit (4 warna abu-abu, dan hijau zaitun sangat gelap).
  • Komunikasi: 2 Game Boys dapat dihubungkan bersama melalui port serial built-in, hingga 4 dengan adaptor 4-pemain DMG-07. Dan maksimum 16.
  • Daya: 6 V, 0,7 W (4 baterai AA untuk durasi pemakaian sekitar 15 jam).
  • Dimensi: 90 mm (Lebar) × 148 mm (Tinggi) × 32 mm (Diameter) atau 3,5 ″ × 5,8 ″ × 1,3 ″ (inch).
  • Berat: 220 gram.

Itulah sejarah perkembangan Game Boy hingga saat ini. semoga bermanfaat.

Perkembangan Dota 2 Dari Masa ke Masa

Siapa sih yang tak kenal dengan Dota 2? Game yang dikembangkan oleh Valve ini memang bisa dibilang menjadi salah satu cabang esport terbesar di dunia.

Terbukti dari besarnya proze pool yang ditawarkan pada kompetisi paling prestisius mereka, The International yang saat ini mencapai US $20,7 Juta atau sekitar Rp 267 miliar.

Bukan hanya prize pool, eksekusi turnamen mereka juga sangat apik, meriah, dan menghibur. Kini, Dta 2 menjad lebih dari sekedar game saja.

Layaknya game esport, Dota 2 sudah menjadi sebuah kehidupan, membentuk komunitas di seluruh dunia dan memberikan impian bagi setiap pemainnya untuk bisa berdiri di atas megahnya panggung The International.

Game ini bermula dari game buata Blizzard, Starcraft: Brood War yang dirilis pada tahun 1998 untuk PC. Kepopuleran Starcraft ini mampu mengalahkan Warcraft II: Tides of Darkness yang sudah dirilis tiga tahun sebelumnya.

Salah satu fitur baru yang Blizzard sematkan dalam game RTS terbarunya ini adalah map editor atau yang dikenal dengan sebutan Star Edit dalam Starcraft.

Melalui fitur ini, kalian bisa membuat mode permainan baru menggunakan asset Starcraft yang nantinya akan dimainkan oleh pengguna lainnya.

Di tahun 2002, seorang modder dengan alias Aeon 64 membuat sebuah inovasi dengan map buatannya yang diberi nama Aeon of Strife atau AoS.

Map ini digadang sebagai cikal bakal lahirnya genre MOA atau ARTS. Di dalam game ini pemain akan mengendalikan satu unit kuat yang disebut sebagai hero, beda sekali tentunya dengan Starcraft sendiri yang mengharuskan pemain mengontrol banyak unit sekaligus.

Tujuan kalian adalah menghancurkan markas lawan sambil membunuh unit – unit mereka yang dikontrol oleh AI dan terus menerus muncul di tiga lane berbeda.

Lama kelamaan, unit lawan yang muncul akan semakin kuat. Cara bagi hero untuk bisa mengimbangi perkembangan lawan itu adalah mengumpulkan gold yang didapat dari last hit sebanyak – banyaknya serta melakukan upgrade terhadap armor dan senjata.

Dari konsep permainan AoS, kalian tentu sudah bisa melihat hal – hal fundamental yang saat ini dimiliki oleh genre MOBA pada umumnya seperti hero, lane, dan gold dari last hit.

Tak lama setelah AoS booming, Blizzard merilis Warcraft III: Reign of Chaos yang legendaris pada tanggal 3 Juli 2002.

Game ini menawarkan mekanisme gameplay yang belum dimiliki oleh Starcraft seperti level pada hero, tingkat ability, dan progress item yang dinamis.

Kepopuleran AoS ternyata tak berhenti setelah Warcraft III dirilis. Mengikuti kesuksesan dan kepopuleran StarEdit, Blizzard juga memberikan fitur World Editor dalam game terbarunya tersebut.

Konsep AoS yang diterima dengan baik oleh seluruh pemain ingin dihidupkan kembali dengan custom map di Warcraft III.

Dari seluruh custom map berkonsep AoS yang dibuat di Warcraft III, hanya ada satu yang menjadi paling populer.

Custom map tersebut dibuat oleh seorang modder berinisial Eul dan karyana diberi judul Defense f the Ancients Beta 2.

Versi pertama game ini kurang lebih sudah menggambarkan apa yang ada di dalam versi penerusnya. Ada tiga  lane, gold untuk membeli dan upgrade item, pilihan hero Sentinel, dan Scourge yang memiliki mekanisme level up dan ability scaling serta Ancient di masing – masing kubu untuk dihancurkan.

 

Itulah bagaimana perkembangan game Dota 2 dari waktu ke waktu. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

Perkembangan PSP Dari Masa Ke Masa

Playstation merupakan sebuah mrk game yang terdiri dari beberapa konsol permainan yang terdiri atas video rumahan, media center, layanan online, sederetan pengendali, dua handled dan telepon, serta beberapa majalah.

Ini dibuat serta dimiliki oleh Sony Interactive Entertainment sejak 3 Desember 1994 dan meluncurkan PlayStationasli di Jepang.

Konsol asi daolam serial ini adalah konsol video game pertama yang mengapalkan 100 juta unit, 9 tahun dan 6 bulan setelah peluncyuran awalnya.

Penggantinya, Plastation 2 dirilis pada tahun 2000 dan merupakan konsol rumah terlaris hingga saat ini yang telah mencapai lebih dari 155 juta unit terjual pada tanggal 28 Desember 2012.

Konsol berikutnya dari Sony, Playstation 3 dirilis pada tahun 2006 dan telah terjual lebih dari 80 juta konsol di seluruh dunia mulai November 2013.

Konsol terbaru Sony, Playstation 4 dirilis pada tahun 2013 dan telah menjual 1 juta konsol dalam 24 jam pertama penjualannya, menjadi konsol penjualan tercepat sepanjang sejarah.

Konsol game genggam pertama dari seri Playstation, Playstation Portable atau PSP, terjual sebanyak 80 juta unit di seluruh dunia pada bulan November 2013.

Penggantinya, PlayStstion Vita, yang diluncurkan di Jepang pada tanggal 17 Desember 2011 dan di sebagian besar wiolayah utama lainnya pada bulan Februari 2012, telah terjual lebih dari 4 juta unit pada bulan Januari 2013.

Playstation TV adalah microconsole dan varian non portabel dari konsol game Playstation Vita. Perangkat keras lain yang dirilis sebagai bagian dari seri Playstation mencakup PSX, perekam video digital yang terintegrasi dengan Playstation dan Playstation 2.

Pesawat televisi yang memiliki PlayStation yang terintegrasi pengendali utama yang digunakan oleh seri PlayStation-DualShock, yang merupakan rangkaian gamepad yang telah terjual 28 juta mulai 28 Juni 2008.

PlayStation Network merupakan layanan online dengan lebih dari 110 juta pengguna di seluruh dunia per juli 2013.

Ini terdiri atas pasar virtual online, PS Store, yang memungkinkan pembeli dan unduhan game dan berbagai bentuk multimedia, layanan online berbasis langganan yang dikenal sebagai PlayStation Plus dan layanan jejaring sosial yang disebut PlayStation Home, yang memiliki lebih dari 41 juta pengguna di seluruh dunia pada saat penutupannya pada bulan Maret 2015.

PlayStation Mobile (sebelumnya PlayStation Suite) adalah kerangka kerja perangkat lunak yang menyediakan konten PlayStation pada perangkat mobile.

Versi 1.xx mendukung PlayStation Vita, PlayStation TV dan perangkat tertentu yang menjalankan sistem operasi Android.

Sedangkan versi 2.00 yang dirilis pada tahun 2014 hanya akan menargetkan PlayStation Vita dan (opsional) PlayStation TV. Konten yang akan dirilis dalam kerangka hanya terdiri dari game PlayStation asli saat ini.

Produk PlayStation generasi ke 7 juga menggunakan XrossMediaBar yang merupakan antarmuka grafis memenangkan penghargaan.

Antarmuka berbasis layar sentuh yang disebut LiveArea diluncurkan untuk PlayStation Vita, yang mengintegrasikan elemen jejaring sosial ke dalam antarmuka.

Selain itu, konsol PlayStation 2 dan PlayStation 3 juga menampilkan dukungan untuk sistem operasi berbasis Linux.

Serial ini juga sudah dikenal karena berbagai kampanye pemasarannya. Serial ini juga memiliki jajaran judul partai pertama yang kuat karena Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios yang terdiri dari 15 pengembang pihak pertama.

Pihak ini berdedikasi untuk mengembangkan game untuk seri pertama. Selain itu, seri ini juga menampilkan berbagai rilis ulang anggaran judul oleh Sony dengan nama berbeda untuk masing – masing daerah.

 

Itulah sejarah perkembangan PSP. Semoga bermanfaat.

Sudah Terprediksi! Inilah Perkembangan Industri Game Untuk Kedepannya

Sudah Terprediksi! Inilah Perkembangan Industri Game Untuk Kedepannya

Dunia game sudah semakin memuncak sekarang mau game PC, Android atau bahkan game-game konsol terbaru yang sudah mulai bermunculan di industry video game.

Belum lama ini telah muncul PlayStation 5 dengan grafis yang sangat tinggi dan gameplay lebih menarik dari game-game konsol sebelumnya.

Di masa ini saja game sudah sangat berkembang dan banyak sekali peminatnya apalagi sudah banyak atlet-atlet E-Sports yang bergerak di bidang game dengan mengikuti turnamen-turnamen besar hingga mendunia.

Nah, berikut ini adalah kemungkinan perkembangan industry dunia game kedepannya.

1.Perang Konsol Model Terbaru

Sudah Terprediksi! Inilah Perkembangan Industri Game Untuk Kedepannya
Persaingan antara Xbox dengan PlayStation sekarang sangatlah sengit yang dimana PlayStation merupakan keluaran Sony dan Xbox merupakan keluaran Microsoft.

Perang Konsol model terbaru ini sudah semakin memuncak yang dimana terakhir adalah peperangan antara Xbox one dengan PS 4 dan sekarang sudah muncul Xbox Series X dengan PlayStation 5 dengan teknologi yang sangat tinggi.

Walaupun begitu, mungkin PS 5 menjadi pemenangnya dikarenakan para pemain game konsol yang sudah sangat mengenali PlayStation lebih banyak dibandingkan dengan Xbox.

Walaupun begitu, penjualan antara mereka pun tidak kalah jauh yang dimana sangat-sangat banyak sudah terjual antara mereka.

Xbox terbaru yang bakalan jadi alternatif buat para pemain kasual tentunya tidak akan kalah jauh dengan PlayStation dengan penggemar yang lebih banyak.

  1. Teknologi Cloud Streaming Mulai Curi Perhatian

Teknologi Cloud Streaming Mulai Curi Perhatian
Google Stadia pada akhir tahun 2019 telah memberikan layanan controllernya untuk para pemesan yang dimana pada tahun berikutnya akan diperluas dan mulai menarik pasar global yang sudah mencuri perhatian para perusahaan lain dengan memperluas layanan streaming game.

Game pun sekarang sudah mulai membutuhkan perangkat ini yang dimana memiliki koneksi yang canggih dan cepat.

Walaupun begitu, teknologi ini tidak bisa diakses oleh semua perangkat mobile tanpa pengizinan kecuali, hanya si pengembang saja dari Google Stadia. Dan dalam hal ini pasar game masih butuh waktu untuk bisa menikmati layanan Cloud Streaming ini.

  1. E-Sports Mobile Semakin Luas

E-Sports Mobile Semakin Luas
E-Sports game PC yang sudah keluar duluan kini hampir kalah ditandingi oleh E-Sports mobile yang sudah sangat luas dan mendunia ini. Contohnya seperti game Mobile Legends di Jakarta yang berskala internasional pada 2019 lalu dengan hadiah yang sangat menarik para atlet E-Sports Mobile Legends.

Game PUBG Mobile juga telah memiliki kompetisi internasional dengan tahun yang sama seperti Mobile Legends dan telah dimenangkan oleh tim asal Indonesia pada kala itu.

Walaupun hadiah dari turnamen esports mobile tidak sebesar esports PC, namun penggemarnya juga tak kalah jauh bahkan hampir menandingi esports PC.

Apalagi di Indonesia yang penggemarnya lebih banyak di game mobile dibandingkan dengan game PC.

  1. Content Creator Gaming Semakin Memuncak

Content Creator Gaming Semakin Memuncak
Selain bekerja sebagai atlet e-sport, sebagai streamer dan Youtuber juga sangat berpenghasilan di bidang game. Contohnya seseorang yang sukses di bidang ini adalah Jess No Limit yang merupakan awalnya adalah atlet esports mobile legends sekaligus content creatornya.

Streaming game juga sudah memiliki banyak platform dari Twitch, Nimo TV hingga facebook gaming yang dimana para streamernya juga sudah semakin banyak.

Nah, itulah 4 prediksi dari sekarang hingga kedepannya perkembangan industri di dunia game akan meningkat dan berkembang lagi. Kalian tertarik dengan dunia esports?